Minggu, 26 Juni 2016

Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Gangren Pulpa Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Gangren Pulpa Menurut Ilmu Kedokteran – Permasalahan pada kesehatan gigi ada banyak sekali jenisnya, salah satunya yaitu gangrene pulpas. Sudahkah anda tau tentang masalah pada gigi yang satu ini? Jika anda belum tahu, bahkan mendengarnya saja belum pernah maka tidak ada salahnya anda membaca mengenai gangrene pulpa berikut ini.
http://www.pusatmedik.org/2016/06/definisi-pengertian-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-gangren-pulpa-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Gangren Pulpa Menurut Ilmu Kedokteran
Definisi Gangren Pulpa
Gangren pulpa adalah kematian pada jaringan pulpa baik sebagian ataupun seluruhnya dan merupakan kelanjutan dari proses karies ataupun trauma. Gangren Pulpa juga bias dikatakan sebagai suatu keadaan gigi yang mana jaringan pulpa telah mati sebagai sebuah sistem pertahanan sehingga pulpa tidak dapat lagi menahan rangsangan yang menyebabkan jumlah sel-sel pulpa yang rusak jadi semakin banyak serta menempati sebagian besar dari ruang pulpa. Sel pulpa yang telah rusak tersebut kemudian mati dan menjadi sebuah antigen dari sel-sel sebagian pulpa yang hidup. Proses gangren pulpa dimulai dari proses karies.

Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Gangren Pulpa Menurut Ilmu Kedokteran


Karies dentis merupakan suatu penghancuran dari struktur gigi (dentin, cementum, dan email,) oleh aktivitas sel-sel jasad renik ataupun mikro-organisme yang ada dalam dental plak. Sehingga proses karies hanya bisa terbentuk jika ada 4 macam faktor yaitu karbohidrat makanan, bakteri, kerentanan pada permukaan gigi dan juga waktu yang saling tumpang-tindih. Perjalanan gangrene pulpa diawali dengan adanya karies gigi yang mengenai email ataupun karies superfisialis, yang mana ada lubang dangkal, yaitu kurang dari 1mm. Kemudian proses berlanjut jadi karies pada dentin atau karies media dengan disertai rasa nyeri secara spontan saat pulpa terangsang suhu dingin ataupun makanan manis namun segera hilang bila rangsangan dihilangkan.

Baca Juga: Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis hingga Perawatan Karies Gigi Menurut Ilmu Kedokteran

Kemudian karies dentin berlanjut jadi karies pada pulpa dengan dianogsa sebagai pulpitis dengan lubang 1mm lebih. pada pulpitis akan terjadi peradangan di kamar pulpa yang isinya saraf, pembuluh limfa, dan  pembuluh darah sehingga bias menyebabkan rasa nyeri hebat, bila proses karies berlanjut serta mencapai bagian lebih dalam atau karies profunda dapat menyebabkan gangren pulpa yang dapat ditandai dengan berubahnya warna gigi yaitu terlihat berwarna kecoklatan ataupun keabu-abuan, serta di lubang perforasi tersebut dapat tercium bau busuk karena proses pembusukan yang berasal dari toksin atau racun kuman.

Penyebab Gangren Pulpa
Terjadinya kematian jaringan pulpa baik dengan maupun tanpa adanya kehancuran jaringan pada pulpa

Gambaran Klinis Gangren Pulpa

  1. Adapun gambaran klinis gangrene pulpa yaitu tidak adanya simtom sakit
  2. Sedangkan tanda klinis yang paling sering ditemui yaitu jaringan pulpa mati, berbau busuk serta lisis.
  3. Gigi yang telah rusak berubah warnanya menjadi abu-abu agak kehitaman.

Diagnosis Gangren Pulpa
Diagnosis dapat ditegakkan dengan cara melakukan anamnesis serta pemeriksaan objektif (baik extra oral maupun intra oral). Berdasarkan dari pemeriksaan klinis, maka secara objektif diperoleh:

  1. Karies profunda hasilnya (+)
  2. Pada pemeriksaan sonde hasilnya (-) yaitu dengan memakai sonde mulut, kemudian ditusukkan beberapa kali dalam karies, maka hasilnya (-) dan pasien tidak merasa sakit
  3. Pada pemeriksaan perkusi hasilnya (-) yaitu dengan memakai ujung sonde mulut dengan bentuk bulat, jika diketuk-ketukkan ke dalam gigi, maka hasilnya (-) dan pasien tidak merasa sakit.
  4. Pada pemeriksaan penciuman dengan memakai pinset, lalu ambil kapas dan sentuhkan ke gigi yang sakit lalu cium kapasnya, jika hasilnya (+) maka akan tercium bau yang busuk yang berasal dari mulut pasien.
  5. Pada pemeriksaan foto rontgen akan terlihat sebuah karies yang besar serta dalam, dan juga terlihat rongga pulpa yang sudah terbuka serta jaringan periodontium menunjukkan penebalan.

Differential Diagnosis Gangren Pulpa
Adanya periodontitis adalah komplikasi dari adanya karies profunda gangrene pulpa ataupun non vitalis, dimana dalam pemeriksaan klinis diperoleh gigi non vital, perkusi (+) dan sondase (-).
Untuk dapat menentukan apakah pulpa dapat diselamatkan, maka bisa dilakukan pengujian-pengujian berikut.

  1. Diberi Rangsangan Dingin
    Jika rangsangan dihentikan, lalu nyeri hilang berarti pulpa sehat. Pulpa dapat dipertahankan dengan cara mencabut bagian yang membusuk kemudian menambalnya. Bila nyeri tetap, meski rangsang nyeri telah dihilangkan ataupun jika nyeri muncul secara spontan itu artinya pulpa tidak bias dipertahankan lagi.
  2. Penguji Pulpa Elektrik
    Adapun alat ini dipakai untuk menunjukkan pulpa masih hidup, dan bukan untuk menentukan apa pulpa masih sehat, bila penderita merasa ada aliran listrik di giginya, itu artinya pulpa masih hidup.
  3. Mengetuk-ngetuk Gigi Menggunakan Sebuah Alat
    Bila dengan pengetukan gigi muncul nyeri, itu artinya peradangan sudah menyebar pada jaringan tulang serta sekitarnya.
  4. Rontgen Gigi
    Dapat dilakukan untuk mengetahui apakah ada pembusukan gigi serta menunjukkan apa penyebaran peradangan sudah menyebabkan pengeroposan tulang-tulang yang ada di sekitaran akar gigi.

Penatalaksanaan Gangren Pulpa

  1. Jika tidak terdapat tenaga kesehatan gigi, maka gigi dibersihkan dengan menggunakan semprit air, kemudian dikeringkan dengan kapas.
  2. Jika telah ada radang periapikal maka diberikan antibiotik yaitu Amoksisilin dengan dosis500 mg sebanyak 3 x dalam sehari dalam waktu 5 hari, jika terjadi alergi terhadap amoksisilin maka gunakanlah antibiotika pilihan kedua yaitu eritromisin ataupun kotrimoksazol. Untuk kasus yang berat dapat diberikan penisilin prokain yaitu600.000 IU/hari dalam waktu 3 hari. Jika diperlukan dapat diberi parasetamol dengan dosis 500 mg sebanyak 3 x dalam sehari.
  3. Setelah peradangan reda maka gigi dicabut ataupun pasien dirujuk menuju rumah sakit untuk melakukan perawatan syaraf.

Itulah yang bias kami sampaikan tentang Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Gangren Pulpa Menurut Ilmu Kedokteran, semoga bermanfaat.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai