Senin, 07 Agustus 2017

Laringitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Tanda Gejala Penyakit Laringitis Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Laringitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Tanda Gejala Penyakit Laringitis Menurut Ilmu Kedokteran – Sudah tahukah anda mengenai penyakit laringitis atau radang laring pada pita suara? Laringitis merupakan suatu kondisi medis yang ditandai dengan adanya peradangan di bagian laring pada bagian pita suara yang dapat menyebabkan suara serak dan bahkan hilangnya suara. Kondisi radang pada laring pita suara inilah yang membuat penderitanya terdengar kepayahan saat akan berbicara karena masalah sulit bicara dan suara serak.
http://www.pusatmedik.org/2017/07/laringitis-definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-tanda-dan-gejala-penyakit-laringitis-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Laringitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Tanda Gejala Penyakit Laringitis Menurut Ilmu Kedokteran
Pada anak-anak yang memiliki struktur pernafasan yang kecil yang menderita penyakit ini bisa mengalami gejala sesak nafas. Gejala laringitis dapat pulih dalam kurun waktu satu minggu tanpa pengobatan. Gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba dan bisa terus memburuk dalam beberapa hari. Namun, bila terus merasakan sakit lebih dari tiga minggu, maka perlu untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Untuk informasi lebih lengkap mengenai penyakit laringitis ini silahkan simak uraiannya di bawah ini.


Laringitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Tanda Gejala Penyakit Laringitis Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi
Laringitis merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada laring pita suara di tenggorokan. 

Penyebab
Adanya kondisi peradangan ataupun pembengkakan pada laring pita suara bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: 
  1. Kerusakan pada pita suara akibat penderita berteriak terlalu keras ataupun terlalu sering bernyanyi dengan suara tinggi, serta bisa pula disebabkan oleh batuk berkepanjangan dan trauma saat penderita melakukan aktivitas fisik atau akibat kecelakaan.
  2. Terkena infeksi virus flu dan pilek, jamur penyebab sariawan, maupun bakteri penyakit difteria. 
  3. Sebagai akibat adanya reaksi alergi terhadap suatu zat kimia atau terkena paparan debu.
  4. Naiknya asam lambung ke tenggorokan lewat kerongkongan yang menyebabkan resiko iritasi pada laring.
  5. Mengering dan teriritasinya laring akibat dari aktivitas merokok berlebih dan sering mengkonsumsi minuman beralkohol. 


Gambaran klinik
-Adanya peradangan di bagian laring akan menimbulkan dampak bagi kesehatan penderitanya.  Gejala yang dialami, yaitu: batuk-batuk, nyeri tenggorokan, kesulitan untuk berbicara, suara serak dan parau, bahkan suara hilang.
-Apabila gejala yang dirasakan selama kurun waktu tiga minggu belum pulih dan bahkan merasakan sesak nafas, maka harus segera ditanggani oleh dokter.
-Ada dua tipe kondisi laringitis yang terjadi, yaitu:
  1. Laringitis jangka pendek atau akut:
    masa berlangsungnya bisa beberapa hari.
  2. Laringitis jangka panjang atau kronis:
    masa berlangsungnya bisa lebih dari 3 minggu lamanya dan memiliki dampak yang lebih parah dibandingkan dengan laringitis akut.


Diagnosis
  1. Dalam mendiagnosis laringitis, terlebih dahulu dokter akan melihat gejala yang dirasakan oleh pasien. Kemudian, barulah melakukan pemeriksaan yng disebut dengan Laringoskopi. 
  2. Metode yang biasanya dilakukan oleh dokter THT atau spesialis telinga hidung tenggorokan adalah dengan menggunakan sebuah endoskopi (alat khusus berbentuk selang yang dilengkapi lampu dan kamera pada bagian ujungnya) yang dimasukkan ke mulut atau hidung pasien. 
  3. Jika diketahui pita suara memang mengalami peradangan, maka metode diagnosis berikutnya yang dilakukan adalah metode yang disebut dengan Biopsi. Proses dalam metode ini, dokter akan mengambil sampel jaringan pita suara untuk diperiksa di laboratorium dengan menggunakan mikroskop guna mencari tahu penyebab dasar terjadinya laringitis. 


Penatalaksanaan
Pada kebanyakan kasus laringitis bisa pulih tanpa perlu diobati. Namun, bisa pula menggunaan obat-obatan untuk mempercepat kesembuhan dan meminimalisir gejala yang mengganggu, seperti misalnya rasa nyeri di tenggorokan. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan gejala penyakit laringitis, yaitu;
  1. Mengkonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit seperti ibuprofen atau parasetamol.
  2. Minum banyak air putih. 
  3. Jika saluran pernapasan terasa tidak nyaman dapat dilegakan dengan menghirup inhaler yang mengandung mentol. 
  4. Berbicara dengan suara perlahan atau bila perlu tidak berbicara terlebih dahulu untuk mengurangi ketegangan pada pita suara dan untuk mempercepat proses penyembuhan.
  5. Menghindari dari paparan debu.
  6. Tidak merokok.


Pengobatan
Jika hasil diagnosis dokter menyatakan bahwa laringitis yang diderita didasari oleh kondisi-kondisi tertentu, dokter akan mengambil beberapa tindakan pengobatan berdasarkan penyebab kondisinya, yaitu;
  1. Jika laringitis terjadi akibat infeksi bakteri, maka dokter akan melkaukan pengobatan antibiotik. 
  2. Jika laringitis terjadi akibat reaksi alergi, dokter akan meresepkan obat antihistamin dan menyarankan penderita untuk menghindari sumber alergi. 
  3. Jika laringitis disebabkan oleh penyakit GERD, maka dokter akan memberikan obat yang dapat menurunkan kadar asam lambung penderita.


Pencegahan
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko terkena laringitis, yaitu:
  1. Melakukan vaksinasi flu.
  2. Tidak merokok dan minum alkohol.
  3. Memperbanyak minum air putih.
  4. Membiasakan diri mencuci tangan setelah beraktifitas.
  5. Melindungi hidung dan mulut dari paparan debu dengan memakai masker agar terhindar dari virus atau bakteri yang menyebabkan laringitis.
  6. Jika memiliki alergi terhadap sesuatu, seperti misalnya alergi debu, alergi suatu jenis makanan, atau alergi pada zat kimia tertentu, maka hindarilah hal-hal tersebut.
  7. Supaya asam lambung tidak naik ke tenggorokan, maka tinggikan sedikit alas kepala atau bantal saat akan tidur dan jangan langsung berbaring setelah makan.
  8. Mengonsumsi makanan yang sehat untuk tenggorokan, seperti misalnya buah dan sayur yang kaya akan kandungan vitamin A, C, dan E.
  9. Tidak mengeluarkan volume suara yang melewati batas ketahanan pita suara Anda, misalnya berteriak sangat keras atau bernyanyi dengan suara tinggi.


Itulah informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Laringitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Tanda Gejala Penyakit Laringitis Menurut Ilmu Kedokteran. Semoga dapat  bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembaca.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai