Senin, 09 Oktober 2017

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda Gejala Penyakit Asam Lambung Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda Gejala Penyakit Asam Lambung Menurut Ilmu Kedokteran - Apakah anda semua tahu apa itu asam lambung? Asam lambung ini memang merupakan sebuah cairan yang ada di dalam lambung yang bisa bermanfaat untuk pencernaan. Namun bila kadarnya sudah mulai naik atau tidak normal maka nantinya juga bisa membahayakan kerongkongan serta lambung.
http://www.pusatmedik.org/2017/10/definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-tanda-gejala-penyakit-asam-lambung-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda Gejala Penyakit Asam Lambung Menurut Ilmu Kedokteran
Maka dari itu, sangat wajib untuk anda semua mengetahui adanya asam lambung yang naik. Adapun asam lambung yang naik ini juga bisa di picu dari adanya makanan pada waktu malam hari dan bisa mengakibatkan rasa yang tidak nyaman seperti rasa nyeri dan juga rasa seperti terbakar di bagian perut, ulu hati sampai pada dada dan juga asam mulut.


Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda Gejala Penyakit Asam Lambung Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi 
Penyakit asam lambung atau yang disebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) ini merupakan sebuah kondisi yang di tandai dengan rasa nyeri pada ulu hati maupun sensasi terbakar yang ada di dada sebab naiknya asam lambung menuju esofagus. Esofagus yang juga di kenal sebagai kerongkongan ini merupakan sebuah bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan juga lambung. Penyakit asam lambung adalah sebuah masalah kesehatan yang lumayan umum terjadi di masyarakat.

Penyebab 
  1. Adapun penyebab penyakit asam lambung ini pada umumnya di karenakan oleh lower esophageal sphinchter (LES) yang tidak berfungsi dengan sangat baik. LES adalah merupakan sebuah lingkaran otot pada bagian bawah esofagus yang fungsinya ialah sebagai penjaga gerbang.
    Dan pada saat tengah makan, otot LES ini nantinya akan rileks dan membiarkan makanan masuk ke dalam lambung. Dan usai makanan lewat, maka otot LES ini nantinya akan menjadi tegang dan menutup supaya asam lambung dan makanan tidak naik kembali dari lambung ke esofagus maupun kerongkongan.
  2. Penyebab kedua ialah terlalu banyak konsumsi makanan yang berlemak. Makanan berlemak ini membutuhkan waktu pencernaan yang jauh lebih lama di dalam perut sehingga nantinya asam lambung yang di produksi akan lebih banyak dan juga risiko untuk naik kembali ke esofagus juga akan menjadi jauh lebih tinggi
  3. Selanjutnya terlalu banyak konsumsi kopi, cokelat maupun alkohol, serta suka merokok. Unsur-unsur ini nantinya juga akan membuat otot LES menjadi rileks sehingga asam lambung bisa dengan mudah naik ke kerongkongan.
  4. Faktor kelima ialah kehamilan. Bagi orang yang sedang hamil maka akan mengalami perubahan hormon, dan inilah yang nantinya dapat melemahkan LES. Selain itu juga akan terjadi peningkatan tekanan yang terjadi pada perut.
  5. Menderita hiatus hernia yang merupakan suatu kondisipada saat sebagian dari lambung terdorong sampai melewati diafragma. LES melemah pada penderita hernia hiatus. Adapun factor stres juga sangat berperan dalam membuat LES menjadi sangat lemah.
  6. Bahkan bagi pata penderita diabetes juga lebih berisiko menderita penyakit asam lambung. Sebab adanya kadar gula yang tinggi nantinya akan merusak saraf yang mengendalikan otot perut. Akibatnya, makanan tinggal yang berada di dalam perut lebih lama sebelum berlanjut ke usus halus. Kondisi ini nantinya akan memberi asam lambung kesempatan untuk naik menuju ke kerongkongan.


Gambaran klinik
Pada saat asam lambung naik, maka jaringan dinding kerongkongan dan mulut akan teriritasi oleh yang namanya asam lambung. Berikut beberapa gejala yang paling umum di alami si penderita penyakit asam lambung antara lain ialah :
  1. Refluks asam lambung maupun regurgitasi. Asam yang berada di dalam perut akan kembali ke kerongkongan dan mulut sehingga akan muncul rasa asam dan pahit.
  2. Sensasi rasa terbakar di dada maupun nyeri pada ulu hati. Kondisi ini nantinya akan di rasakan pada tulang dada sebab asam lambung yang naik ke esofagus.


Selain kedua gejala di atas, ada beberapa gejala lain yang mungkin dialami seperti :
  1. Merasa ada sesuatu yang mengganjal berada di kerongkongan pada saat menelan.
  2. Laringitis atau peradangan pada laring atau pita suara yang mengakibatkan tenggorokan sakit.
  3. Batuk kering tanpa henti utamanya pada malam hari.
  4. Sakit dada.
  5. Sulit dan nyeri saat menelan.
  6. Kembung dan juga sering bersendawa.
  7. Bau napas yang tidak sedap.
  8. Peningkatan jumlah air liur dengan cara tiba-tiba.


Diagnosis
Untuk melakukan diagnosis penyakit asam lambung, maka dokter cukup menanyakan gejala yang di alami. Penelitian lebih lanjut untuk memastikan diagnosis juga dapat di lakukan lewat prosedur endoskopi. Endoskopi sendiri juga memakai alat yang disebut endoskopyang merupakan sebuah tabung fleksibel panjang dengan lampu dan kamera di bagian ujungnya. 

Penatalaksanaan
Pengobatan penyakit asam lambung juga mempunyai sebuah tahapan. Cara awal yang paling mudah untuk di lakukan ialah dengan cara mengganti menu makanan, yakni beralih ke makanan yang rendah lemak, tidak terlalu asin atau pedas. Namun pada saat perubahan menu makanan tidak berhasil, maka obat-obatan akan di pakai untuk meredakan gejala yang dirasakan.

Dan untuk penderita yang mengalami penyakit asam lambung kambuhan, maka kemungkinan dokter akan meresepkan obat untuk jangka waktu yang panjang. Apabila pengobatan di atas masih belum berhasil mengatasi GERD, maka prosedur operasi kemungkinan juga akan di pertimbangkan dan di sarankan oleh sang dokter.

Itulah sedikit informasi yang dapat di sampaikan terkait Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda Gejala Penyakit Asam Lambung Menurut Ilmu Kedokteran, semoga bisa bermanfaat dan juga menambah wawasan untuk anda semua para pembaca.

Baca Juga:
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai