Selasa, 21 November 2017

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Fobia Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan Fobia Menurut Ilmu Kedokteran – Sudah tahukah anda mengenai apakah fobia itu? Fobia dalam ilmu kedokteran digunakan untuk istilah suatu kondisi yang diderita seseorang bila mengalami kecemasan atau ketakutan berlebihan terhadap suatu hal. Ketakutan yang dirasakan pada penderita fobia biasanya menimbulkan depresi dan juga kepanikan yang sangat parah. Fobia ini termasuk suatu gangguan kecemasan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang.
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Fobia Menurut Ilmu Kedokteran
Fobia yang dialami seseorang bisa sangat merugikan bila sering menimbulkan perasaan cemas, panik, mempengaruhi organ tubuh seperti jantung, dan dapat mengganggu aktivitas keseharian, baik itu bagi si penderitanya sendiri maupun orang lain disekitarnya. Untuk informasi lebih lengkap mengenai apakah fobia itu, simaklah uraiannya di bawah ini.


Definisi Penyebab Dan Pengobatan Fobia Menurut Ilmu Kedokteran


Fobia adalah suatu rasa takut yang berlebihan seseorang terhadap benda, objek ataupun situasi tertentu. 

Penyebab Fobia
-Secara medis, penyebab terjadinya fobia belum secara jelas diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang diduga kuat bisa menyebabkan terjadinya fobia, diantaranya yaitu:
  1. Mengalami peristiwa yang menyebabkan trauma. 
  2. Memiliki berkepribadian yang terlalu sensitif, tempramen tinggi, selalu berpikiran negatif, dan sangat pemalu.
  3. Faktor keturunan.


Gambaran klinik Pobia
-Gejala psikologis yang dialami penderita fobia selain rasa takut adalah disorientasi atau binggung, sakit kepala atau pusing, rasa sesak, mual, jantung berdetak lebih cepat, tubuh gemetaran, berkeringat, mulut terasa kering, telingga berdengung, dan lain sebagainya.

-Berdasarkan jenis ketakutannya, fobia dibagi menjadi dua, yaitu:
  1. Fobia spesifik: fobia ini biasanya mulai berkembang sejak masa kanak-kanak, misalnya takut pada ketinggian, takut hewan tertentu, takut jarum suntik, dan lain sebagainya. 
  2. Fobia kompleks; fobia yang biasanya berkembang di masa dewasa, misalnya fobia sosial seperti perasaan cemas berlebih ketika berada di lingkungan tertentu yang akan sangat mengganggu keseharian penderitanya dan menghambat pengembangan dirinya.

-Secara spesifik, berikut ini adalah macam-macam istilah fobia:
  1. Agoraphobia: ketakutan terhadap suatu tempat atau situasi dimana penderitanya ada kemungkinan merasa malu kalau mengalami kepanikan.
  2. Achluophobia: rasa takut akan kegelapan. 
  3. Alektorophobia: rasa takut brlebihan pada ayam.
  4. Arrhenphobia: rasa takut pada laki-laki. 
  5. Acrophobia: rasa takut pada ketinggian.
  6. Claustrophobia: suatu ketakutan saat berada di tempat tertutup.
  7. Bacteriphobia dan virusphobia: rasa takut terhadap kuman atau virus.
  8. Hydrophobia: rasa ketakutan berlebih pada air.
  9. Photophobia: rasa takut terhadap adanya cahaya.
  10. Zoophobia: rasa takut pada binatang tertentu.
  11. Dan masih banyak yang lainnya.


Diagnosis Fobia
-Bila mengalami rasa ketakutan berlebih pada sesuatu disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter. Untuk melakukan diagnosis, dokter biasanya akan menanyai pasien secara spesifik hingga menemukan fobia apa yang diderita oleh pasiennya.

-Pada penderita fobia yang telah diketahui secara spesifik penyebab ketakutan yang dirasakannya, biasanya mereka akan berusaha menghindari objek yang menjadi sumber ketakutannya. 

Penatalaksanaan Fobia
-Penanganan fobia bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:

•Melakukan terapi
Terapi yang dilakukan adalah terapi jenis desensitisasi atau terapi pemaparan yang dikombinasikan dengan terapi perilaku kognitif. Dalam terapi kombinasi ini rasa takut pasien terhadap suatu objek atau situasi akan dikurangi secara perlahan-lahan dengan cara meningkatkan frekuensi paparan terhadap objek atau situasi tersebut secara bertahap.

Psikoterapi juga merupakan pengobatan tanpa obat-obatan yang cukup efektif dalam mengobati fobia, gangguan panik, ataupun jenis fobia yang lebih spesifik. Tujuan dari terai yang dilakukan untuk mengubah pola pikir penderita fobia dan menemukan cara untuk mendefinisikan ulang terhadap ketakutannya tersebut.

•Penggunaan obat-obatan.
Obat-obatan yang diberikan kepada penderta fobia berfungsi sebagai penenang dan pengendali rasa takut atau panic. Contoh obatnya adalah;
  1. Obat antidepresan SSRI yang merupakan obat jenis penghambat pelepasan hormon serotonin (hormon yang memiliki peran dalam mengatur suasana hati) yang bekerja sebagai transmitter didalam otak.
  2. Obat penghambat beta yang bekerja dengan cara menghambat reaksi dari stimulasi andrenalin sebagai akibat munculnya rasa cemas dengan ditandai jantung berdebar, tubuh gemetar, berkeringat, dan tekanan darah meningkat. Obat ini efektif dalam mengurangi rasa takut pada situasi tertentu dan biasanya digunakan dalam jangka pendek. 
  3. Obat jenis obat penenang, seperti Benzodiazepine yang berfungsi dalam mengurangi rasa cemas dan membantu merileks-kan kondisi penderita fobia. Dikarenakan penggunaan obat ini memiliki efek samping ketergantungan pada pemakainya, maka dalam penggunaannya penting sekali mengikuti resep dan saran dari dokter.
  4. Obat antidepresan Trisiklik yang bekerja untuk mengobati gangguan kecemasan. Penggunaan obat ini disarankan dengan dosis yang rendah, sebab dapat menimbulkan efek samping seperti mengantuk, pusing, mulut kering, dan dapat menambah berat badan.
  5. Obat jenis Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOI) yang berguna dalam mengatasi fobia sosial dan dalam penggunaannya harus dengan disertai diet khusus untuk menanggulangi reaksi yang serius sebagai kemungkinan efek sampingnya.
  6. Dalam mengatasi fobia, teman dan keluarga penderita harus memberikan dukungannya supaya dapat membantu penderita dalam mengatasi fobia yang dideritanya.
  7. Penderita fobia juga bisa bergabung dalam Komunitas Fobia tertentu. Komunitas fobia dapat berperan dalam membantu pengobatan penderita fobia. Para anggotanya dapat saling berbagi pengalaman dan juga solusi dalam mengatasi fobia.  Selain itu, penderita fobia juga bisa belajar teknik manajemen stress, cara melakukan relaksasi, hingga belajar ataupun berkonsultasi dengan para professional dalam mengatasi kecemasan yang terkait fobia.


Itulah sedikit informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Definisi Penyebab Dan Pengobatan Fobia Menurut Ilmu Kedokteran. Semoga dapat  bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembaca.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai