Selasa, 21 November 2017

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda dan Gejala Penyakit Panu Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda dan Gejala Penyakit Panu Menurut Ilmu Kedokteran – Panu merupakan sebuah penyakit yang tidak terdengar asing bagi orang awam. Namun, tahukah anda apakah itu penyakit panu? Panu merupakan masalah gangguan kulit yang disebabkan oleh adanya infeksi jamur yang ditandai dengan adanya bercak-bercak kecil di kulit. Warna bercak pada penyakit panu bisa lebih gelap maupun lebih terang dari warna kulit aslinya.

Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda dan Gejala Penyakit Panu Menurut Ilmu Kedokteran
Menurut ilmu kedokteran, penyakit panu ini memiliki istilah nama latin, yaitu Tinea Versicolor atau Pityriasis Versicolor. Penyakit panu ini tidak menular, namun seiring waktu bercak-bercak di kulit bisa bertambah atau melebar dan menyebabkan kulit penderitanya terasa gatal dan kasar atau bersisik. Untuk mengetahui informasi secara lebih lengkap mengenai penyakit panu, anda bisa menyimak uraian yang disampaikan di bawah ini.


Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda dan Gejala Penyakit Panu Menurut Ilmu Kedokteran


Panu atau pityriasis versicolor merupakan penyakit infeksi jamur yang terjadi di permukaan kulit yang ditandai dengan adanya macula, skuama halus, dan diserta rasa gatal.

Penyebab Panu
Adapun penyebab penyakit panu adalah infeksi yang dsebabkan oleh jamur Malassezia Furfur yang menyerang stratum korneum dari jaringan epidermis kulit. Jamur Malassezia ini sebenarnya tidak berbahaya, namun dapat menimbulkan bercak-bercak dikarenakan perkembangbiakannya yang tidak terkendali.

-Faktor-faktor yang dapat memicu perkembangan jamur ini yang tidak terkendali hingga mengakibatkan penyakit panu, yaitu:
  1. Kurangnya tingkat kebersihan badan.
  2. Memiliki jenis kulit yang berminyak.
  3. Tinggal di daerah lembap yang memiliki suhu hangat dan sering mengeluarkan keringat secara berlebih.
  4. Berusia remaja atau berada di awal usia 20-an.
  5. Memiliki tingkat imunitas atau kekebalan tubuh yang rendah.
  6. Mengalami perubahan hormon.


Gambaran klinik Panu
-Gambaran klinis dari penyakit panu adalah dengan timbulnya macula atau bercak-bercak dalam berbagai ukuran dan warna yang berbentuk tidak teratur, memiliki batas jelas sampai difus, dan kulit ditutupi sisik halus yang disertai rasa gatal. 

-Panu dapat terjadi di mana saja di permukaan kulit manusia dan memiliki berbagai bentuk yang beragam. Visualisasinya, yaitu:
  1. Bentuk 1: bercak-bercaknya banyak, berbatas jelas, bersisik, makula oval-bulat menyebar di batang tubuh yang cenderung bergabung atau menyatu, dan membentuk perubahan pigmen yang tidak teratur. 
  2. Bentuk 2: memiliki distribusi yang berbeda sepenuhnya dari bentuk 1, melibatkan daerah pada lipatan kulit (flexure), wajah, ataupun area anggota gerak tubuh yang terpisah. 
  3. Bentuk 3: kondisinya melibatkan folikel rambut dan berada khusus di area punggung, dada, serta anggota gerak tubuh yang meliputi tangan dan juga kaki.

-Bagian tubuh yang paling sering terkena panu adalah area kulit di dada, punggung, perut, lengan atas, dan juga leher. 

Diagnosis Panu
  1. Penyakit panu dapat dikenali dari gejala-gejalanya yang timbul pada permukaaan kulit. 
  2. Adapun pemeriksaan yang biasanya dilakukan oleh dokter adalah pemeriksaan laboratorium dengan menggunakan alat Sinar Ultraviolet Hitam (Wood) yang dapat digunakan untuk menunjukkan pendar pada warna keemasan (coppery-orange) dari panu. 
  3. Diagnosis dokter biasanya juga  ditegakkan dengan pemeriksaan Potassium Hydroxide atau KOH yang dapat menunjukkan gambaran hifa dengan cigar-butt yang pendek. Sehingga, bisa menunjukkan ciri khas panu yang yang berupa gambaran hifa filamentosa dan dalam bentuk globose yeast
    yang dalam istilah medis sering disebut dengan spaghetti dan meat balls, yang mana merupakan kelompok hifa pendek yang memiliki tebal sekitar 3-8 mikron dan dikelilingi oleh spora berkelompok yang berukuran sekitar 1-2 mikron dari melalui pemeriksaan KOH.


Penatalaksanaan Panu
-Pengobatan penyakit panu dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai cara, diantaranya;
  1. Menggunakan obat-obatan krim anti-jamur yang telah banyak di jual di apotek guna untuk mengobati infeksi akibat dari jamur. Produk-produk krim anti jamr yang dijual di pasaran biasanya mengangung bahan seperti clotrimazole, selenium sulfida, dan miconazole. Cara pengobatannya mengikuti aturan pakai dari produk yang digunakan. 
  2. Menggunakan produk sampo anti-jamur yang mengandung bahan selenium sulfida yang secara umum tersedia di apotek. Cara penggunaannya juga sesuai dengan aturan pakai yang disarankan. Adapun efek samping dari penggunaan produk sampo anti jamur adalah iritasi pada kulit atau rasa perih yang dirasakan saat pemakaian.
  3. Menggunakan tabet anti-jamur untuk mengatasi penyakit panu yang telah menyebar secara luas. Cara pakainya mengikuti aturan pakai yang disarankan dalam kemasan produknya.
  4. Menggunakan cara tradisional dengan bahan herbal seperti ramuan daun, kulit, dan batang sirih ataupun akar pohon salam yang ditumbuk hingga halus dan dioleskan di area panu secara rutin. 

-Namun, apabila pengobatan yang dilakukan tidak berhasil dan malah area panu semakin menyebar, maka perlu diperiksakan segera ke dokter kulit untuk penangganan secara medis.

-Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari terkena penyakit panu, yaitu;
  1. Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi secara rutin.
  2. Menyimpan atau mengantung pakaian di tempat kering.
  3. Mengeringkan handuk setelah dipakai.
  4. Menjalankan pola hidup sehat.
  5. Rajin menyeka keringat bila udara terasa panas.
  6. Jangan memakai handuk bergantian dengan orang lain.
  7. Menjaga keseimbangan berat badan sebab orang gemuk biasanya lebih banyak dan sering berkeringat sehingga bila kulitnya lembab maka akan lebih beresiko terkena panu.
  8. Menggunakan air mandi yang bersih dan bila berenang di kolam renang umum memperhatikan kondisi kebersihan airnya.
  9. Biasakan mandi dengan menggunakan sabun antiseptic.


Itulah sedikit informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Tanda dan Gejala Penyakit Panu Menurut Ilmu Kedokteran. Semoga dapat  bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembaca.

Baca Juga:
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai