Minggu, 26 Juni 2016

Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Penyakit Gastritis Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Penyakit Gastritis Menurut Ilmu Kedokteran – Memiliki tubuh yang sehat adalah dambaan setiap orang, Untuk itu penting sekali bagi kita mengetahui berbagai jenis penyakit, yang tujuannya adalah melakukan tindakan pencegahan agar tidak terkena suatu penyakit, selain itu jika memang kita atau keluarga kita terkena suatu penyakit, setidaknya kita jadi tahu langkah apa yang harus kita lakukan.
http://www.pusatmedik.org/2016/06/definisi-pengertian-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-penyakit-gastritis-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Penyakit Gastritis Menurut Ilmu Kedokteran
Di kesempatan ini kita akan membicarakan mengenai penyakit gastritis. Gastritis merupakan peradangan yang terjadi dinding lambung. Untuk selengkapnya tentang gastritris simak ulasan berikut.

Definisi Pengertian Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Penyakit Gastritis Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Penyakit Gastritis
Gastritis dapat didefinisikan sebagai nyeri epigastrium yang timbul hilang ataupun menetap bisa disertai dengan mual dan juga muntah. Dapat dikatakan juga bahwa gastritis merupakan peradangan yang terjadi di dinding lambung. Jika dilihat berdasarkan waktu terjadinya, maka gastritis bisa dikategorikan menjadi dua yaitu:
  1. Gastritis akut: muncul mendadak serta cepat mereda.
  2. Gastritis kronis: terjadi perlahan serta berlangsung lama.

Lambung mempunyai sel-sel yang menghasilkan asam dan juga enzim yang bermanfaat untuk mencerna makanan yang kita makan. Untuk melindungi lapisan pada lambung dari radang ataupun pengikisan asam, maka sel-sel tersebut menghasilkan lapisan berupa lendir yang berfungsi melindungi bagian dinding lambung dari terjadinya iritasi akibat zat asam yang telah diproduksi. Gastritis terjadi saat lapisan lendir tersebut menjadi rusak sehingga menyebabkan dinding lambung jadi teriritasi.

Untuk sebagian penderita, gejala dapat muncul yaitu berupa rasa nyeri ataupun ngilu di perut bagian atas, muntah, mual,  dan kehilangan nafsu makan. Pada kasus gastritis yang parah, yaitu terjadi pengikisan serta pendarahan di lapisan lambung. Gejala-gejala yang timbul dapat berupa tinja dengan warna merah ataupun hitam serta muntah darah.

Penyebab Penyakit Gastritis
Adapun penyebab utama gastritis yaitu iritasi lambung contohnya oleh makanan yang dapat merangsang munculnya asam lambung, akibat stres, konsumsi alkohol, ataupun obat. Pada keadaan seperti ini terjadi gangguan pada keseimbangan antara daya tahan mukosa dan juga produksi asam lambung. Di sampning itu penyakit sistemik, infeksi kuman yaitu Helicobacter pilori, kebiasaan merokok, juga memiliki peran terjadinya penyakit ini.

Gambaran Klinis Penyakit Gastritis
Adapun gambaran klinis gastritis yaitu
  1. Penderita umumnya mengeluh perih ataupun tidak enak pada ulu hati.
  2. Sedangkan gastritis erosif yang disebabkan oleh obat seringkali disertai dengan pendarahan.
  3. Terjadi nyeri epigastrium, perut terasa kembung, merasa mual, dan juga ingin muntah (namun tidak selalu ada).

Diagnosis Penyakit Gastritis
Dalam melakukan diagnosis pada gastritis, biasanya hal pertama yang dilakukan dokter yaitu menanyakan pada pasien tentang gejala-gejala yang dirasakannya. Selain itu dokter juga menanyakan tentang riwayat kesehatan pasien, contohnya apakah pasien sebelumnya pernah menderita suatu kondisi yang mungkin saja menjadi penyebab munculnya gastritis atau pasien aktif mengonsumsi berbagi obat pereda rasa sakit contoh ibuprofen, aspirin, ataupun obat anti inflamasi yang non steroid (OAINS). Dengan keterangan-keterangan tersebut, maka dokter dapat menarik kesimpulan awal tentang kondisi yang sedang diderita oleh pasien.

Gastritis adalah sebuah kondisi serta bukan penyakit, sehingga penyebab dasarnya sangat penting diketahui supaya penanganan yang sesuai bisa dilakukan. Untuk mendukung suatu kesimpulan, maka dokter biasanya juga melakukan pemeriksaan fisik yang antara lain seperti berikut ini:
  1. Dilakukan tes darah, tes napas ataupun pemeriksaan tinja yang berguna untuk mendeteksi ada tidaknya bakteri H. pylori.
  2. Dilakukan tes barium untuk mengetahui adanya perubahan di lapisan lambung.
  3. Dilakukan endoskopi, yaitu pemeriksaan dengan memakai endoskop atau alat kecil yang menyerupai selang dan dilengkapi dengan sebuah kamera yang dimasukkan lewat kerongkongan sampai perut. Adapun manfaat pemeriksaan ini yaitu untuk memeriksa ada tidaknya gangguan yang ada dalam sistem pencernaan, dan memastikan jika ada peradangan ataupun tukak di dinding lambung.
  4. Dilakukan biopsi, yaitu sebuah pemeriksaan yang sebetulnya masih bagian dari pemeriksaan endoskopi. Apabila dokter menemukan radang, maka sampel jaringan pada dinding lambung mungkin diambil dan diteliti di laboratorium. Lewat biopsi ini, maka dokter juga dapat mendeteksi ada tidaknya bakteri H. pylori.

Penatalaksanaan Penyakit Gastritis
  1. Pada penderita gastritis yang akut perlu tirah baring. Kemudian penderita harus membiasakan diri untuk makan secara teratur serta menghindari makanan yang dapat merangsang kambuh.
  2. Keluhan akan segera menghilang dengan diberikan antasida (yaitu Al.Hidroksida,MgHidroksida) yang biasanya diberikan saat menjelang tidur, di pagi hari, dan juga diantara waktu makan.
  3. Jika penderita muntah hingga sangat mengganggu maka bisa diberikan tablet metoklopramid dengan dosis 10 mg, yaitu 1 jam sebelum makan.
  4. Jika nyeri hebat maka bisa dikombinasikan dengan obat simetidin dengan dosis 200 mg untuk 2 x sehari ataupun ranitidin dengan dosis 150 mg untuk 2 x sehari.
  5. Untuk penderita dengan tanda adanya pendarahan misalnya seperti hematemesis ataupun melena maka perlu segera dirujuk menuju rumah sakit sebab kemungkinan terjadi suatu pendarahan di tukak lambung yang bisa menjadi perforasi.

Itulah informasi tentang penyakit gastritis. Segeralah melakukan pengobatan apabila Anda ataupun keluarga anda menderita gastritis sebab sebagian besar kondisi tersebut bisa sembuh secara cepat sesudah diobati. Akan tetapi sebaliknya apabila gastritis dibiarkan saja tanpa dirawat dan diobati, maka dalam jangka yang panjang sangat dikhawatirkan dapat menimbulkan komplikasi misalnya saja seperti tukak lambung, adanya pendarahan yang hebat dan bahkan kanker lambung.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai