Kamis, 23 Juni 2016

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta gejala klinis Frambusia Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta gejala klinis Frambusia Menurut Ilmu Kedokteran - Sudah pernahkah anda mendengar penyakit frambusia? Atau mungkin anda lebih mengenalnya dengan sebutan puru atau patek? Atau bahkan mungkin anda belum pernah mendengar penyakit ini sama sekali. Perlu anda ketahui bahwa penyakit frambusia atau yang biasa disebut orang dengan nama patek ini adalah salah satu jenis penyakit kulit yang diakibatkan oleh bakteri dengan nama Treponema Pallidum, dimana kulit akan mengalami infeksi akibat dari bakteri ini.
http://www.pusatmedik.org/2016/06/definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-frambusia-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta gejala klinis Frambusia Menurut Ilmu Kedokteran
Penyakit ini bisa dikategorikan sebagai salah satu penyakit yang menular. Hal ini karena penularannya sangatlah cepat yaitu hanya dengan adanya kontak secara langsung yang terjadi antara kulit penderita frambusia dengan kulit orang-orang yang lainnya. Adapun penyakit frambusia ini  biasanya ditandai dengan munculnya bintil-bintil kecil di kulit dengan letak yang berdekatan. Jika sudah matang, maka bintil-bintil ini akan merekah lalu dapat mengeluarkan nanah. Jika sudah mengering maka dapat menimbulkan kerak yang membekas dengan disertai rasa sakit di kepala dan juga rasa nyeri pada bagian sendi. 

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta gejala klinis Frambusia Menurut Ilmu Kedokteran


Adapun penyakit frambusia ini bisa tumbuh serta berkembang biak dengan suburnya di daerah yang memiliki iklim tropis, panas, dan juga hujan. Di samping itu kebersihan lingkungan sekitar juga bisa menjadi salah satu faktor yang sangat penting pada penyakit frambusia ini. Karena apabila lingkungan sekitar kotor, maka penyakit ini akan dengan mudah tumbuh subur. Oleh karena itu, kebersihan merupakan salah satu modal awal untuk menjaga tubuh supaya terbebas dari berbagai penyakit. Untuk lebih mengetahui penyakit ini lebih lanjut mungkin anda dapat melanjutkan membaca beberapa informasi berikut ini.

Definisi Frambusia
Frambusia atau yang sering juga disebut sebagai patek ataupun puru, merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh Treponema pertenue. Penyakit frambusia ini hanya ada di daerah yang beriklim tropis yang memiliki kelembaban tinggi dan juga terdapat pada masyarakat yang memiliki sosio-ekonomi rendah. Adapun penyakit ini dapat menyerang kulit biasanya di bagian tungkai bawah, dalam bentuk destruktif dapat juga menyerang pada tulang dan juga periosteum.

Penyebab Frambusia
Treponema pertenue merupakan penyebab dari penyakit ini

Gambaran Klinis Frambusia
  1. Adapun gambaran klinis dari frambusia di stadium awal dapat ditemukan adanya kelainan pada tungkai bagian bawah yaitu berupa kumpulan papula yang memiliki dasar eritem dan kemudian dapat berkembang menjadi borok yang memiliki dasar bergranulasi. Adapun kelainan ini seringkali mengeluarkan serum yang bercampur dengan darah dan banyak mengandung kuman. Untuk stadium ini biasanya dapat sembuh dalam beberapa bulan yaitu ditandai dengan adanya parut atrofi. Ataupun, bersamaan dengan ini maka akan timbul papula yang memiliki bentuk butiran hingga berbentuk kumparan yang tersusun secara menggerombol, memiliki bentuk korimbiformis, ataupun melingkar di daerah belubang yang ada pada tubuh (contohnya seperti pada bagian anus, mulut, telinga, dan juga hidung), muka serta pada daerah lipatan yang ada di bagian tubuh.
  2. Papul ini kemudian membasah, lalu mengeropeng dengan warna kekuningan.
  3. Biasanya pada telapak kaki bisa ditemukan adanya keratodermia. Keadaan ini dapat berlangsung antara 3-12 bulan.
  4. Jika penyakit ini berlanjut, maka periosteum, tulang, dan juga persendian akan ikut terserang. Dalam keadaan seperti ini maka bisa terjadi destruksi tulang dan dapat di lihat dari luar yaitu sebagai gumma ataupun nodus. Adapun destruksi pada tulang hidung dapat menyebabkan pembengkakan yang dakibatkan oleh eksostosis yang biasanya disebut juga dengan sebutan goundou.

Diagnosis Frambusia
Adapun diagnosis dari frambusia dapat ditegakkan jika terdapat papula yang kemudian menjadi besar dan berbentuk papiloma ataupun ulceropapilloma

Penatalaksanaan Frambusia
  1. Adapun obat yang terpilih untuk frambusia yaitu penisilin prokain sebanyak 2,4 juta IU dengan dosis tunggal diberikan untuk penderita frambusia yang sudah dewasa.
  2. Sedangkan obat alternatif yang dapat diberikan kepada penderita frambusia yang peka ataupun alergi terhadap obat penisilin, meskipun menurut laporan yang berasal dari Negara lain hanya dapat menghasilkan antara 70–80% kesembuhan frambusia.
Adapun program pemberantasan untuk penyakit frambusia dapat diberikan obat alternatif diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Aureomisin.
  2. Untuk penderita yang masih anak-anak maka diberikan dengan dosis antara 0,75–5 gr dalam waktu 4 hari.
  3. Untuk penderita yang sudah dewasa maka dapat diberikan dengan dosis antara 2 gr dalam waktu 5 hari.
  4. Teramisin (dapat diberikan dalam dosis yang dibagi menjadi 3 hari berturut-turut) yaitu sebanyak 3 gr di hari pertama, sebanyak 2 gr di hari kedua, dan sebanyak 3 gr di hari ketiga.
  5. Tetrasiklin.
  6. Untuk penderita yang masih anak-anak maka dapat diberikan dengan dosis 25 mg/kg berat badan dalam waktu 5 hari.
  7. Sedangkan untuk penderita yang sudah dewasa maka dapat diberikan dengan dosis sebanyak 2 gr per hari dalam waktu 5 hari.

Adapun untuk pilihan obat pilihan yang lain yaitu eritromisin dengan dosis antara 1–2 gram per hari ataupun dapat juga diberikan tetrasiklin dengan dosis antara 1–2 gram per hari dalam waktu 2 minggu.

Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan cara rajin membersihkan diri dan juga lingkungan, agar bakteri penyebab penyakit frambusia ini tidak bisa berkembang biak. Selain itu terapkanlah pola hidup yang sehat dalam rangka menjaga tubuh agar selalu dalam keadaan sehat. Demikianlah Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta gejala klinis Frambusia Menurut Ilmu Kedokteran, semoga berguna bagi anda.


Baca Juga: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala klinis Penyakit Herpes Simpleks Menurut Ilmu Kedokteran
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai