Sabtu, 25 Juni 2016

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Gangguan Neurotik Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Gangguan Neurotik Menurut Ilmu Kedokteran - Sudah pernahkah anda mendengar tentang gangguan neurotik? Gangguan neurotik merupakan gangguan yang gejala-gejalanya dapat membuat distress  dan tidak bias diterima oleh penderitanya. Adanya hubungan sosial mungkin saja dapat berpengaruh akan tetapi biasanya masih dalam batasan yang bisa diterima. Gangguan neurotic ini bias bertahan lama ataupun dapat berulang jika tidak segera diobati.
http://www.pusatmedik.org/2016/06/definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-gangguan-naurotik-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Gangguan Neurotik Menurut Ilmu Kedokteran
Neurotik adalah salah satu penyakit mental yang sifatnya lunak, dan memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
  1. Memiliki wawasan yang kurang lengkap tentang sifat-sifat kesulitannya.
  2. Muncul konflik-konflik dalam batin.
  3. Terdapat reaksi-reaksi dari kecemasan.
  4. Adanya kerusakan secara parsial ataupun sebagian dalam struktur kepribadiannya
  5. Seringkali (namun tidak selalu ada) diikuti dengan phobia, tingkah laku yang obsesif komplusif, dan juga adanya gangguan pada pencernaan.

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Gangguan Neurotik Menurut Ilmu Kedokteran


Neurosa merupakan kesalahan dalam penyesuaian diri dengan cara emosional sebab  tidak bisa menyelesaikan sebuah konflik secara sadar. Adanya kecemasan yang muncul biasanya dirasakan secara langsung ataupun diubah oleh berbagai macam mekanisme pertahanan psikologis lalu muncullah gejala-gejala yang subjektif lainnya yang mengganggu. Akan tetapi banyak masyarakat yang memiliki anggapan bahwa gangguan neurotik tidak berbahaya.

Padahal dalam berbagai penelitian yang telah dilakukan membuktikan bahwa sebagian besar dari masyarakat yang mengalami gangguan neurotik ini namun tidak disadari  dapat menyebabkan terjadinya gangguan psikotik. Adapun terjadinya gangguan neurotic awalnya adalah gangguan psikologik  yang berubah menjadi sebuah gangguan fisik pada penderitanya.

Untuk selengkapnya mengenai gangguan neurotik bias anda baca pada uraian berikut ini.

Definisi Gangguan Neurotik
Gangguan Neurotik adalah suatu gejala fisik ataupun jasmani yang dirasakan secara berlebihan dan disertai dengan gejala pada kejiwaan tanpa adanya gangguan afek.

Penyebab Gangguan Neurotik
Adapun penyebab Gangguan Neurotik yaitu kepribadian pada seorang individu. Selain itu juga dapat disebabkan oleh:
  1. Tekanan-tekanan yang dapat menyebabkan ketakutan dan disertai dengan kecemasan ataupun ketegangan yang ada dalam batin penderita sendiri dan bersifat kronis. Sehingga penderitanya akan mengalami mental breakdown.
  2. Individu seringkali tidak rasional karena sering menggunakan defence mekanisme negative serta lemahnya pertahanan diri baik secara fisik maupun mental.
  3. Individu banyak sekali mengalami frustasi, konflik emosional, serta konflik internal serius yang telah dimulai sejak masa kanak-kanak.
  4. Pribadinya labil sekali  dan tidak imbang, memiliki kemauan yang sangat lemah, antisocial dan mengalami tekanan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa  gangguan neurotik dapat berasal dari dalam diri individu sendiri seperti kegagalan individu dalam memecahkan masalah serta dapat juga disebabkan dari luar individu, misalnya seperti tekanan-tekanan cultural serta tekanan social yang terlalu kuat, dan juga adanya pengaruh-pengaruh lingkungan yang buruk. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan adanya ketakutan-ketakutan yang disertai dengan adanya ketegangan batin, kecemasan, konflik-konflik emosional, frustasi, yang dapat menyebabkan gangguan mental. Adapun gangguan mental tersebut berupa perilaku individu neurotic.

Jenis-jenis Gangguan Neurotik
Adapun Gangguan Neurotik dapat terbagi ke dalam beberapa jenis diantaranya adalah gangguan panic, gangguan fobik, gangguan obsesif dan kompulsif, gangguan ansietas secara menyeluruh, gangguan secara campuran antara ansietas dengan depresi, gangguan somatoform, dan juga gangguan penyesuaian.

Gambaran Klinik Gangguan Neurotik
Adapun gambaran klinis dari gangguan neurik adalah sesuai dengan gejala yang mucul dari tiap-tiap jenis neurotik.

Meski penderita gangguan neurotic  dapat menunjukkan berbagai macam gejala, akan tetapi umumnya dapat ditunjukkan dengan adanya gambaran pada diri yang negative, merasa rendah diri, dan cenderung merasa tidak cukup mampu. Adapun gejala utamanya yaitu kecemasan dan juga perasaan depresi. Umumnya penderita gangguan neurotik ini akan sering kelihatan murung. Selain itu gejala lain dari gangguan ini yaitu individu jadi sangat perasa, sulit untuk berkonsentrasi, sulit untuk mengambil sebuah keputusan, dan penyesuaian diri yang kurang tepat.

Adapun gejala umum gangguan neurotic yaitu afek depresif, berkurangnya energy, merasa mudah lelah serta menurunnya aktivitas, kehilangan minat dan juga kehilangan kegembiraan. Adapun gejala tambahan dari gangguan neurotic yaitu konsentrasi menjadi berkurang, kepercayaan dan juga harga diri berkurang, pesimistis, perbuatan yang dapat membahayakan dirinya sendiri, nafsu makan dan juga tidur jadi terganggu.

Diagnosis Gangguan Neurotik
Adapun diagnosis gangguan neurotik adalah tergantung dari gejala yang menonjol dalam menentukan jenis dari neurotiknya.

Penatalaksanaan Gangguan Neurotik
Adapun penatalaksanaan gangguan neurotic dapat dilakukan dengan cara menghilangkan ataupun menurunkan gejala-gejala gangguan neurotic yang telah disebutkan di atas, mengembalikan fungsi-fungsi utama pada tubuh, serta meminimalkan adanya resiko rekurens ataupun relaps. Selain itu dapast juga diberikan obat-obatan sebagai berikut.
  1. Untuk anti ansietas diberikan obat Diazepamx dengan dosis 2-5 mg yaitu 2 sampai 3 kali dalam satu hari.
  2. Untuk anti depresan diberikan obat Amitripilin dengan dosis 25 mg yaitu 2 sampai 3 kali dalam  sehari.
  3. Atau dapat juga diberikan obat lain jika memang diperlukan.

Selain hal yang telah disebutkan di atas, penderita gangguan neurotic juga dapat melakukan terapi non-farmakologi antara lain yaitu: melakukan olahraga secara teratur, tidur atau istirahat yang cukup, asupan diet yang seimbang, curhat mengenai masalah yang sedang dihadapi, bersabar serta bersikap yang baik terhadap diri sendiri, menghindari kegiatan lembur, melakukan rutinitas, menghindari minuman yang beralkohol, tidak menggunakan narkoba ataupun obat-obatan yang dilarang atau tidak dianjurkan, dan juga melakukan psikoterapi.

Itulah yang perlu anda ketahui tentang Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Gangguan Neurotik Menurut Ilmu Kedokteran, semoga dapat menambah wawasan anda.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai