Kamis, 23 Juni 2016

Pengertian Definisi Penyebab Dan Pengobatan Gagal Jantung Atau Dekompensasio Kordis Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Pengertian Definisi Penyebab Dan Pengobatan Gagal Jantung Atau Dekompensasio Kordis Menurut Ilmu Kedokteran - Mungkin sebagian dari anda ada yang sudah pernah mendengar seseorang menderita gagal jantung. Bisakah anda membayangkan jika ada seseorang yang mengalami gagal jantung? Hal ini terdengar menakutkan bukan? Seseorang yang sedang mengalami gagal jantung bisa dikatakan mereka sedang berada di ambang kematian.
Google Image: Pengertian Definisi Penyebab Dan Pengobatan Gagal Jantung Atau Dekompensasio Kordis Menurut Ilmu Kedokteran
Gagal jantung merupakan sebuah keadaan  dimana organ jantung dalam kondisi gagal dalam melakukan proses pemompaan. Atau bisa juga disimpulkan bahwa organ jantung berhenti berdetak. Ada banyak sekali kasus kematian akibat gagal jantung. Oleh sebab itu, mengenal penyebab-penyebab dari gagal jantung ini sangat penting. Karena, dengan mengetahui tentang penyakit gagal jantung maka kita bisa mencegahnya supaya tidak diserang oleh penyakit ini. Untuk itu tidak ada salahnya anda membaca informasi berikut sampai selesai.

Pengertian Definisi Penyebab Dan Pengobatan Gagal Jantung Atau Dekompensasio Kordis Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Gagal Jantung
Gagal jantung adalah salah satu sindrom klinis yang bisa dikarenakan menurunnya daya pompa organ jantung. Adapun penyebab gagal jantung ini sangat bermacam-macam diantaranya yaitu bisa karena menderita anemia, mengalami hipertensi, menderita tirotoksikosis, menderita penyakit jantung koroner ataupun adanya kelainan pada katup jantung.

Penyebab Gagal Jantung
Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa gagal jantung dapat disebabkan oleh:
  • anemia
  • titotoksikemia
  • hipertensi
  • kelainan katup jantung
  • penyakit jantung kronik

Gambaran Klinis Gagal Jantung
  1. Adapun gejala dari gagal jantung bisa berupa tanda-tanda gagal jantung bagian kiri ataupun gagal jantung bagian kanan yang bisa muncul secara bertahap akan tetapi dapat juga muncul secara mendadak yaitu dengan tanda adanya udem paru yang akut.
  2. Untuk gagal jantung bagian kiri bisa ditandai dengan adanya sesak napas sesudah suatu kerja fisik, sesudah batuk, ataupun paroxysmal nocturnal dyspnea.
  3. Bisa juga terlihat pulsasi karotis yang semakin melemah, serta terdengar bunyi dari jantung III dan juga i.v.
  4. Tanda-tanda yang sangat penting pada gagal jantung kanan yaitu adanya udem di bagian pergelangan kaki yang memiliki sifat pitting dan juga adanya pembesaran pada organ hati.
  5. Penderita gagal jantung biasanya akan merasa lemah dan juga mungkin mengeluh rasa nyeri di bagian perempat kanan atas pada perut. Pada tahap yang lebih lanjut bisa juga terjadi asites.
  6. Adapun gagal jantung yang akut biasanya terjadi suatu gagal jantung di bagian kiri dengan ditandai udem paru akut disertai dengan sesak napas yang berat dan juga napas yang cepat, batuk ketika sedang berbaring, dan juga terjadi sianosis.

Diagnosis Gagal Jantung
Adapun diagnosis dari gagal jantung yaitu adanya sesak nafas, takikardia dengan ”irama gallop”, juga tanda-tanda bendungan pada paru-paru.

Penatalaksanaan Gagal Jantung
  1. Penderita yang mengalami gagal jantung perlu beristirahat disesuaikan dengan berat penyakit. Untuk gejala yang berat, berbaring dengan cara setengah duduk merupakan cara yang paling baik. Kemudian aktivitas fisik sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan dari organ jantung.
  2. Penderita sebaiknya membatasi asupan garam.
  3. Penderita juga dapat diberikan diuretik furosemid tablet dengan dosis 40 mg yaitu 1–2 x dalam sehari yang berguna sebagai obat tunggal bagi penderita gagal jantung dengan tanda bendungannya menonjol. Adapun Diuretik ini juga bisa diberikan dengan tanpa digitalis jika tidak ada takikardia.
  4. Jika diuretik dipakai bersama dengan digitalis maka perlu diberikan KCI dengan dosis 500 mg yaitu 1 – 3 x dalam sehari dilakukan dengan cara oral, dan dengan melakukan monitoring pada kadar Na+ dan juga pada K+ plasma.
  5. Untuk gagal jantung yang berat mungkin juga diperlukan digitalis. Adapun digitalisasi alangkah baiknya dilakukan dengan cara yang lambat yaitu dengan menggunakan digoksin dengan dosis 0,25 mg/hari.
  6. Jika memungkinkan maka penderita gagal jantung juga dapat diberikan oksigen.
  7. Untuk penderita yang menunjukkan keluhan-keluhan dalam keadaan sedang istirahat ataupun yang disertai dengan adanya gejala udem paru maka perlu segera dirujuk menuju rumah sakit, dengan sebelumnya diberi terlebih dahulu furosemid, KCI dan juga digoksin.

Gagal jantung memang terdengar menakutkan. Meski begitu masih ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Adapun cara mencegahnya yaitu dengan banyak mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi, diantaranya seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daging, ikan, dan juga biji-bijian yang masih utuh. Selain itu hindarilah berbagai makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh diantaranya seperti  daging kambing, jeroan, kuning telur, udang, dan juga kerang.

Batasi asupan garam, gula, dan juga minuman keras juga bisa mencegah terjadinya aggal jantung. Apabila anda mempunyai tekanan darah tinggi dan juga kolesterol yang tinggi maka segeralah untuk menanganinya. Karena kedua kondisi ini bisa meningkatkan resiko terjadinya gagal jantung. Selain itu gagal jantung juga bisa dicegah dengan cara menjaga berat badan dalam batasan yang sehat.

Baca Juga:  Definisi Penyebab Dan Gejala Serta Pengobatan Penyakit Demam Rematik atau Jantung Rematik Menurut Ilmu Kedokteran

Lakukanlah aktivitas fisik ataupun olahraga yang bisa membuat jantung anda lebih sehat, diantaranya seperti berjalan kaki ataupun bersepeda minimal tiga jam untuk tiap-tiap minggunya. Jika anda seorang perokok, maka berhentilah merokok. Dan jika anda bukan seorang perokok maka sebaiknya jauhilah asap rokok supaya tidak menjadi seorang perokok pasif. Karena seperti yang tertera dalam bungkus rokok, merokok dapat menyebabkan penyakit jantung.

Demikianlah sedikit informasi tentang Pengertian Definisi Penyebab Dan Pengobatan Gagal Jantung Atau Dekompensasio Kordis Menurut Ilmu Kedokteran yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga dapat berguna dan menambah wawasan anda.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai