Kamis, 28 Juli 2016

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Infeksi Kandidiasis Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Infeksi Kandidiasis Menurut Ilmu Kedokteran - kandidiasis merupakan infeksi yang diakibatkan oleh jamur Candida. Adapun jamur ini mempunyai 20 jenis lebih. Meskipun demikian, jenis dari Candida yang sering menyebabkan infeksi yaitu Candida albicans. Kandiadisis dapat muncul di berbagai bagian tubuh pada manusia.
http://www.pusatmedik.org/2016/07/definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-infeksi-kandidiasis-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Infeksi Kandidiasis Menurut Ilmu Kedokteran
Adapun bagian tubuh yang sering mengalami infeksi kandiadisis ini merupakan mulut serta di sekitar kelamin. Bagian-bagian tubuh lain yang bisa terkena infeksi Candida diantaranya yaitu kuku, daerah sekitar anus, esophagus, serta saluran pencernaan. Penjelasan lebih lengkap mengenai kandiadisis adalah sebagai berikut.

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Infeksi Kandidiasis Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Kandidiasis
Adapun nfeksi Candida albicans dapat menyerang kulit, mukosa dan juga alat dalam. Faktor-faktor predisposisi diantaranya seperti kehamilan, obesitas, antiseptik, kortikosteroid yang lama, DM, pemakaian antibiotik, penyakit kronik (seperti TBC dan tumor ganas), kekurangan gizi, dan kulit yang lembab, kotor, dan juga basah dapat mempermudah terjadinya kandidiasis atau kandidosis ini.

Penyebab
Kandidiasis 
Adapun agen penyebab yang paling sering dari adanya kandidiasis murni yaitu Candida albicans. Bayi bisa terinfeksi lewat vagina ketika dilahirkan, atau bisa juga karena dot yang digunakan tidak steril.
 
Pada kondisi yang normal, jamur Candida sebenarnya sudah ada di permukaan kulit manusia. Akan tetapi bila berkembang biak dengan cara berlebihan, yang terutama pada bagian-bagian tubuh yang lembap, maka jamur ini dapat memicu terjadinya infeksi. Faktor-faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi jamur diantaranya yaitu:
  1. Faktor usia. Adapun infeksi jamur ini lebih sering diderita oleh bayi dan juga lansia.
  2. Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun yang lemah, contohnya penderita HIV, pengguna steroid, dan pasien yang sedang menjalani kemoterapi.
  3. Penyakit kronis, misalnya seperti diabetes.
  4. Pengguna obat-obatan tertentu, misalnya antibiotik.

Gambaran Klinis Kandidiasis
  1. Adapun kandidosis yang terjadi di kulit dapat memberikan keluhan perih dan  gatal. Kelainannya berupa bercak-bercak merah dengan maserasi yang ada di daerah sekitaran mulut, di bagian lipatan atau intertriginosa yaitu dengan bercak-bercak merah yang terpisah-pisah di sekitarnya atau satelit.
  2. Sedangkan bentuk kronik yang ditemukan pada sela-sela jari kaki, di sekitar anus dan juga di kuku (onikomikosis atau paronikia)
  3. Pada penderita Diabetes Melitus biasanya muncul sebagai vulvo vaginitis.
  4. Tampilan yang terdapat di mukosa mulut dapat dikenal sebagai guam ataupun oral thrush yang dapat di selaputi pseudomembran. Adapun daya kecap penderita menjadi berkurang yang disertai dengan rasa metal.
  5. Tampilan yang ada di usus bisa berupa diare.
  6. Sel-sel ragi bisa dilihat di mikroskop dalam pelarut zat KOH 10% ataupun pewarnaan Gram.

Diagnosis Kandidiasis
Munculnya bercak merah dengan disertai maserasi dan juga bercak satelit.

Penatalaksanaan Kandidiasis
Pengobatan yang dapat dijalani oleh tiap-tiap pengidap tentu berbeda-beda, hal ini bergantung pada lokasi terjadinya infeksi, tingkat keparahan, dan juga kondisi kesehatan dari pasien. Ada berbagai jenis obat-obatan anti-jamur yang dapat dibeli dengan bebas di apotek-apotek yang berguna untuk mengobati munculnya infeksi jamur yang sedang Anda alami. Akan tetapi, pastikanlah Anda untuk memeriksakan diri pada dokter untuk dapat memastikan diagnosis. Ini dilakukan supaya obat yang dipilih sesuai dengan jenis dari infeksi jamur yang sedang Anda idap.

Berikut ini penatalaksanaan dan juga obat yang dapat diberikan pada penderita kandidiasis:
  1. Faktor-faktor predisposisi yang bisa diatasi sebaiknya dihilangkan terlebih dahulu dan juga kebersihan perorangan diperbaiki sebab jika tidak penyakit ini dapat bersifat kronik-residif.
  2. Obat-obat yang terpilih untuk kandidiasis bagian kulit ataupun mukosa mulut merupakan larutan gentian violet sebesar 1% yang dibuat segar ataupun baru. Selain itu dapat juga diberikan larutan nistatin sebanyak 100.000–200.000IU/ml yang dapat dioleskan sebanyak 2–3 kali dalam sehari dalam waktu 3 hari.
  3. Adapun untuk kandidiasis yang ada di saluran cerna dapat diberikan: nistatin oral sebanyak 500.000 IU yaitu 3 x sehari dalam waktu 7–14 hari. Sedangkan dosis pada anak-anak yaitu 100.000 IU yang diberikan sebanyak 4 kali.
  4. Candidiasis mulut bisa juga diobati dengan menggunakan anti jamur yang berbentuk obat kumur maupun gel. Adapun lama pengobatan yang diperlukan umumnya antara satu sampai dua minggu. Dokter kemungkinan akan memberikan obat untuk anti-jamur dalam bentuk kapsul atau tablet.
  5. Infeksi Candida yang ada di sekitar kelamin bisa diobati dengan menggunakan anti-jamur yang berbentuk krim, tablet, dan supositoria.
  6. Ruam popok yang diakibatkan oleh candidiasis bisa diberikan anti jamur baik dalam bentuk krim, bedak, maupun salep.

Adapun untuk dapat mempercepat kesembuhan infeksi dari Candida yang ada di sekitar kelamin, maka Anda bisa melakukan hal-hal berikut:
  1. Gunakan pakaian dalam yang dibuat dari bahan katun.
  2. Janganlah menggunakan pakaian dalam yang ketat.
  3. Hindarilah penggunaan sabun yang memiliki kandungan pewangi pada bagian organ intim.
  4. Pastikanlah organ intim anda senantiasa kering, terutama setelah dibersihkan ataupun sehabis mandi.
  5. Jagalah kebersihan tubuh anda, misalnya merawat gigi secara rutin ke dokter, rajin menggosok gigi, dan membersihkan sela –sela gigi menggunakan dental floss ataupun benang gigi secara rutin.
  6. Berhentilah merokok.
  7. Infeksi jamur yang terjadi sebaiknya segera diobati, apalagi yang sudah parah. Karena kalau tidak ditangani serta dibiarkan terlalu lama, maka kandidiasis ini dapat menyebabkan jamur masuk sampai aliran darah serta memicu terjadinya infeksi di darah.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai