Minggu, 07 Agustus 2016

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Konjungtivitis Viral Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Konjungtivitis Viral Menurut Ilmu Kedokteran – Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting. Sebab dengan mata, maka kita bisa melihat apa saja yang ada di alam ini dan dengan mata juga kita dapat menangis mengeluarkan beban pikiran. Bayangkan jika kita tidak mempunyai mata, apa jadinya kita ini. Apa saja yang kita punya tak akan ada artinya. Rumah yang mewah, mobil yang bagus, istri yang cantik tak akan bermakna sebab kita tidak bisa melihatnya. Oleh karena kita harus memelihara kesehatan mata supaya mata bisa terjaga dari berbagai macam serangan penyakit.
http://www.pusatmedik.org/2016/08/definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-konjungtivitis-viral-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Konjungtivitis Viral Menurut Ilmu Kedokteran
Adapun salah satu penyakit mata yang paling sering menyerang yaitu penyakit mata merah dan biasa dikenal dengan konjungtivitis. Adapun penyakit mata merah atau konjungtivitis ini dapat menyerang siapa saja dan sangat mudah menular. Konjungtivitis biasanya menyerang di musim–musim tertentu, yang terutama menyerang anak–anak dan juga para remaja. Untuk itulah betapa pentingnya memahami konjungtivitis secara lebih mendalam. Berikut penjelasannya secara lebh mendalam.

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Konjungtivitis Viral Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Konjungitivitis Viral
Konjungitivitis Viral umumnya disebabkan oleh Adenovirus. Adapun penyakit mata yang satu ini sangatlah tinggi tingkat penyebarannya, yaitu bisa melalui respirasi ataupun sekresi air mata, yang bisa secara langsung maupun lewat bahan pengantar misalnya seperti handuk dan sapu tangan yang dipakai secara bersama.

Penyebab Konjungitivitis Viral
Adapun infeksi ini bisa disebabkan oleh Adenovirus. Penyakit konjungtivitis viral ini dapat lewat kontak secara langsung dengan penderita, contohnya tempat tidur bekas tempat istirahat penderita konjungtivitis viral lalu kita tempati untuk istirahat, sehingga secara tak sengaja kita akan tertular virus penyakit konjungtivitis viral.

Atau dapat juga penularan terjadi lewat barang–barang bekas digunakan penderita penyakit konjungtivitis viral misalnya saja seperti handuk, selimut, sapu tangan, kaca mata dan lain sebagainya. Meskipun demikian, kontak mata ataupun mengobrol tak akan menyebabkan penularan konjungtivitis viral seperti yang disangka oleh sebagian orang.

Gambaran Klinis Konjungitivitis Viral
  1. Bisa timbul secara akut
  2. Mata menjadi merah dan juga berair
  3. Umumnya mengenai kedua mata
  4. Bisa terjadi edema pada kelopak mata
  5. Pada konjungtiva dapat terlihat folikel dan juga sekret serosa
  6. Adapun pada kasus yang cukup berat bisa terjadi subkonjungtiva, kemosis serta pseudomembran
  7. Jika terjadi keratitis, maka dapat terlihat lesi berwarna putih di bagian kornea dengan bentuk berupa pungtata yang ada di epitel ataupun sub-epitel serta dalam keadaan yang berat bisa terjadi di stroma pada kornea.

Diagnosis Konjungitivitis Viral
Munculnya sekret serosa.

Penatalaksanaan Konjungitivitis Viral
Meski penyakit konjungitivitis viral bukanlah termasuk penyakit berbahaya, akan tetapi menyepelekannya adalah sebuah sikap yang gegabah. Sebab jika dibiarkan saja dan tidak ditangani dengan proporsional maka dapat menyebabkan peradangan pada bagian kornea mata yang proses penyembuhannya semakin butuh waktu yang lama. Untuk itu, jika gejala konjungtivitis mulai muncul, segeralah pergi ke dokter supaya mendapatkan penanganan yang tepat. Penyakit konjungtivitis viral, tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik. Biasanya penderita mengalami infeksi dalam waktu 1-2 minggu, lalu berangsur–angsur sembuh sendiri.

Seseorang yang sedang menderita konjungtivitis sangat perlu memperhatikan dan menjaga kondisinya supaya tidak semakin memperparah penyakitnya sehingga dapat mengakibatkan semakin lamanya proses penyembuhan. Adapun berikut ini merupakan langkah–langkah yang perlu diperhatikan supaya konjungtivitis viral yang dialaminya tidak meluas dan supaya lebih efektif terutama dalam masa pemulihannya:
  1. Jika seseorang mengalami konjungtivitis viral, usahakanlah untuk tetap berdiam diri dalam rumah, banyak istirahat dan janganlah dulu beraktivitas supaya tidak menularkan penyakit konjungtivitis viral yang dideritanya kepada orang lain.
  2. Lakukan pengompresan pada bagian mata yang terkena konjungtivitis viral  tersebut dengan memakai air dingin ataupun bongkahan es batu supaya bisa meredakan pembengkakan yang terjadi di bagian mata.
  3. Untuk mengurangi rasa gatal yang terjadi di bagian mata, maka dapat dilakukan dengan cara  memercik-mercikkan air hangat di bagian mata yang merah tersebut, namun janganlah digaruk ataupun di kucek.
  4. Adapun untuk cairan yang keluar dari dalam mata dapat dilap ataupun dibersihkan dengan menggunakan lap hangat dan untuk orang tua penderita dapat membersihkannya dengan memakai kapas yang diberi air hangat, apabila penderitanya masih anak–anak.
  5. Untuk dapat mencegah iritasi yang lebih parah, bersihkanlah terlebih dulu tangan yang akan dipakai untuk meneteskan salep antibiotik ataupun obat tetes.
  6. Hindarilah pemakaian obat tetes mata ataupun salep secara bersamaan.
  7. Untuk orang lain, usahakan janganlah dulu melakukan kontak secara langsung dengan penderita konjungtivitis viral baik menyentuhnya dengan cara langsung maupun meminjam barang yang dipakai penderita, supaya tidak tertular penyakit konjungtivitis viral yang sedang dideritanya.
  8. Pada umumnya penyakit konjungtivitis viral ini bisa sembuh dengan sendirinya
  9. Pemberian steroid topikal (bisa dikombinasikan dengan antibiotika) hanyalah diberikan jika mata dirasakan sangat tak nyaman, yang tujuannya untuk mengurangi peradangan ataupun terjadi gangguan penglihatan yang terjadi pada keratitis stromal.

Sebagai penutup, usahakanlah agar senantiasa menjaga tubuh anda segar tetap segar dengan cara  melakukan rutinitas diantaranya olah raga dan memperbanyak asupan sayur–sayuran serta buah – buahan sehingga membuat daya tahan tubuh jadi semakin meningkat dan tak mudah terserang penyakit.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai