Senin, 15 Agustus 2016

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Otitis Media Supuratif Kronik atau OMSK Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Otitis Media Supuratif Kronik atau OMSK Menurut Ilmu Kedokteran – OMSK adalah singkatan dari Otitis Media Supuratif Kronik atau yang orang awam biasa sebut sebagai congek. Adapun OMSK merupakan peradangan mukosa yang ada di bagian tengah telinga yang disertai dengan keluarnya cairan yang berasal dari telinga lewat  perforasi membran timpani atau gendang telinga berlubang.
http://www.pusatmedik.org/2016/08/definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-otitis-media-supuratif-kronik-atau-OMSK-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Otitis Media Supuratif Kronik atau OMSK Menurut Ilmu Kedokteran
Keluarnya cairan dari telinga ini bisa secara terus-menerus ataupun hilang timbul. Terjadinya OMSK ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu jenis kelamin, suku bangsa, tingkat sosio-ekonomi, sering mengalami ISPA (infeksi saluran pernafasan atas) dan batuk pilek, serta keadaan gizi. Selanjutnya mengenai OMSK dapat anda baca pada ulasan berikut ini.

Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Otitis Media Supuratif Kronik atau OMSK Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi OMSK
Istilah dalam sehari-hari untuk OMSK lebih dikenal dengan sebutan congek. Dalam perjalanan atau prosesnya penyakit ini bisa berasal dari penyakit OMA dengan stadium perforasi yang telah berlanjut, sekret terus keluar dari telinga bagian tengah dalam bentuk yang encer, bening maupun mukopurulen. Proses dapat hilang timbul ataupun terus-menerus melebihi 2 minggu berturut-turut. Pada penyakit ini tetap terjadi perforasi di membran timpani.

Faktor-faktor yang dapat menyebabkan OMA berubah menjadi OMSK yaitu sebagai berikut:
  1. Pengobatan yang terlambat diberikan dan juga tidak adekuat
  2. Adanya virulensi kuman yang tinggi
  3. Gizi atau daya tahan tubuh atau hygiene yang kurang

Klasifikasi OMSK
Adapun OMSK dapat dibagi menjadi 2 macam/tipe yaitu:
  1. OMSK dengan tipe benigna atau mukosa atau aman
  2. OMSK dengan tipe maligna atau tulang atau bahaya

Penyakit otitis media sendiri merupakan suatu infeksi yang dapat mengenai telinga tengah. Infeksi ini disertai pengeluaran cairan (bisa bening ataupun keruh) yang berasal dari liang telinga yang kemudian disebut sebagai supuratif. Sedangkan istilah kronik dipakai jika penyakit ini hilang-timbul ataupun menetap dalam waktu 2 bulan atau Bahkan lebih.
 
Jika terjadi kekambuhan sesudah sebelumnya pernah terjadi penyembuhan maka maka disebut mengalami Acute exacerbation atau eksaserbasi akut.
 
Adapun pada pemeriksaan telinga yang dilakukan didapatkan gendang telinga yang robek atau keruh. Kelainan ini bisa terjadi pada satu telinga ataupun bisa juga  mengenai 2 telinga secara bersamaan.

Penyebab OMSK
Adapun kuman penyebab OMSK diantaranya yaitu kuman Staphylococcus aureus sebanyak 26%, Pseudomonas aeruginosa sebanyak 19,3%, Streptococcus epidermidis sebanyak 10,3%, gram positif yang lain sebanyak 18,1%, dan juga kuman gram negatif yang lain sebanyak 7,8%.

Gambaran klinik OMSK
Umumnya pasien memperoleh infeksi telinga ini sesudah menderita ISPA atau infeksi saluran napas atas contohnya yaitu influenza ataupun sakit tenggorokan. Lewat saluran yang menghubungkan hidung dengan telinga atau tuba Auditorius, infeksi yang terjadi di saluran napas bagian atas yang tak diobati dengan baik bisa menjalar hingga mengenai telinga.

Diagnosis OMSK
a.OMSK tipe benigna atau aman
Terjadinya proses peradangan hanyalah terbatas di mukosa. Perforasi pada membran timpani letaknya di sentral, sehingga jarang sekali menimbulkan komplikasi berbahaya.

b.OMSK tipe maligna atau bahaya
Terjadinya proses peradangan telah mengenai tulang, perforasi pada membran timpani letaknya di attic ataupun marginal serta tampak kolesteatoma.
Tanda-tanda klinis yang lainnya yaitu:
  1. Tampak adanya abses ataupun fistula retroaurikuler, polip ataupun jaringan granulasi yang ada di liang telinga dan berasal dari telinga bagian tengah.
  2. Ada sekret purulen yang berbau busuk dan khas
  3. Infeksi OMSK tipe bahaya bisa mengakibatkan komplikasi intracranial jika tidak segera diatasi dengan tepat.

Penatalaksanaan OMSK
1.OMSK dengan tipe benigna atau aman
a.Jika aktif, dapat diberikan cuci telinga yaitu berupa solutio H2O2 sebanyak 3 %, dengan frekuensi 2-3 kali
b.Diberikan Antibiotika dalam waktu 7 hari yaitu:
  1. Ampisilin: Dewasa sebanyak 500 mg yaitu 4 x dalam sehari; Anak–anak sebanyak 25 mg/ Kg BB    yaitu 4 x dalam sehari atau    pun
  2. Amoksilin: Dewasa sebanyak 500 mg yaitu 3 x dalam sehari; Anak-anak sebanyak 10 mg/ Kg BB yaitu 3 x    dalam sehari ataupun
  3. Eritromisin:  Dewasa sebanyak 500 mg yaitu 4 x dalam sehari
b.Berikan Antihistamin jika terdapat tanda-tanda alergi
d.Nasehatkanlah supaya tidak berenang dan juga tidak mengorek telinga
e.Jika dalam waktu 2 bulan tidak kunjung kering ataupun masih hilang timbul, maka segera rujuk ke rumah sakit dokter spesialis THT.

2.OMSK dengan tipe maligna atau bahaya
a.Jika belum memungkinkan untuk dirujuk menuju ke spesialis THT, maka bisa dilakukan terapi sebagai berikut:
Berikanlah cuci telinga yaitu berupa Solutio H2O2 sebanyak 3%, dengan frekuensi 2-3 kali
b.Berikan Antibiotik dalam waktu 14 hari yaitu:
  1. Ampisilin: Dewasa sebanyak 500 mg yaitu 4 x dalam sehari; Anak-anak sebanyak 25 mg/Kg BB yaitu 4 x dalam sehari ataupun
  2. Amoksilin: Dewasa sebanyak 500 mg yaitu 3 x dalam sehari; Anak-anak sebanyak 10 mg/Kg BB yaitu 3 x dalam sehari ataupun
  3. Eritromisin:  Dewasa sebanyak 500 mg yaitu 4 x dalam sehari; Anak-anak sebanyak 10 mg/Kg BB yaitu 4 x dalam sehari
c.Jika terdapat abses retroaurikuler maka bisa dilakukan insisi dahulu serta segera rujuk menuju rumah sakit dokter spesialis THT

Itulah sedikit informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Otitis Media Supuratif Kronik atau OMSK Menurut Ilmu Kedokteran, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda.


Baca Juga: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Anemia Menurut Ilmu Kedokteran
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai