Rabu, 31 Agustus 2016

Rinitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Penyakit Rinitis Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Rinitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Penyakit Rinitis Menurut Ilmu Kedokteran – Ada beberapa orang yang mengalami alergi terhadap suatu benda, misalnya alergi debu, alergi bulu kucing, alergi dengan serbuk sari dan masih banyak lagi. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas khusus mengenai alergi dengan serbuk sari atau yang disebut juga sebagai rinitis.
http://www.pusatmedik.org/2016/08/rinitis-definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-penyakit-rinitis-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Rinitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Penyakit Rinitis Menurut Ilmu Kedokteran
Beberapa orang ada yang mengalami gejala rinitis ringan dan ada juga yang parah dan terjadi secara berkelanjutan sampai mengganggu kehidupan sehari-hari karena menganggua tidurnya di malam hari. Akan tetapi, kebanyakan penderita rhinitis hanyalah mengalami gejala-gejala yang ringan dan cukup mudah diobati sendiri secara efektif. Selengkapnya mengenai rinitis dapat anda simak pada ulasan berikut ini.

Rinitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Penyakit Rinitis Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Rinitis
Rinitis atau Hay fever atau Polinosis merupakan sebuah alergi terhadap adanya serbuk sari yang berada di dalam udara. Rinitis ini menyebabkan peradangan dan juga iritasi yang terjadi pada membran mukosa yang ada di dalam hidung.

Penyebab Rinitis
Serbuk sari yang ada di dalam udara yang bisa menyebabkan terjadinya rinitis alergika bervariasi, hal ini tergantung pada daerah dan juga individu. Adapun jenis tanaman yang seringkali menyebabkan terjadinya rinitis alergika yaitu pohon-pohonan, bunga dan juga rumput liar.

Selain adanya kepekaan individu serta daerah tempat tumbuhnya tumbuhan atau tanaman, faktor-faktor lain yang dapat berpengaruh terhadap munculnya rinitis alergika yaitu jumlah serbuk sari yang terkandung dalam udara. Adapun cuaca yang panas, kering dan juga berangin lebih banyak memiliki kandungan serbuk, cuaca yang dingin, lembap dan juga hujan dapat menyebabkan serbuk jadi terbuang ke permukaan tanah.

Gambaran Klinik Rinitis
Hidung, langit-langit pada mulut, tenggorokan yang ada di bagian belakang dan juga mata akan terasa gatal, baik itu secara tiba-tiba maupun dapat secara berangsur-angsur. Umumnya akan diikuti dengan bersin-bersin, mata berair, dan juga hidung menjadi meler. Beberapa penderita akan mengeluh sakit pada kepala, batuk dan juga mengi (bengek); penderita akan menjadi mudah tersinggung serta mengalami depresi; penderita akan kehilangan nafsu makan serta akan mengalami gangguan tidur.

Selain itu terjadi peradangan di kelopak mata pada bagian dalam dan juga pada bagian mata  yang berwarna putih atau konjungtivitis. Lapisan hidung juga akan membengkak dan juga berwarna merah kebiruan, sehingga menyebabkan penderita mengalami hidung meler dan juga hidung tersumbat.

Diagnosis Rinitis
Adapun diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan dari gejala-gejalanya yang hanya muncul pada musim tertentu. Selain itu untuk bisa menentukan serbuk yang menjadi penyebabnya dapat juga dilakukan tes pada kulit.

Penatalaksanaan Rinitis
Anda dapat melakukan perawatan rhinitis cukup di rumah saja jika gejala-gejala yang dialami tidaklah terlalu parah yaitu dengan menggunakan obat-obatan yang biasanya dijual secara bebas, misalnya saja seperti dekongestan dan juga antihistamin. Antihistamin mempunyai efek yang dapat bertahan lama untuk membantu meredakan gejala, misalnya saja seperti hidung tersumbat ataupun hidung yang berair dan juga bersin-bersin. Akan tetapi jika gejala rhinitis ini lebih parah dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, maka segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter.

Adapun biasanya pengobatan awal yang diberikan oleh dokter untuk rinitis yang bersifat alergika musiman yaitu dengan pemberian antihistamin. Pemberian antihistamin kadang-kadang juga bisa disertai dengan pemberian dekongestan (misalnya saja diberikan pseudoefedrin atau bisa juga diberikan fenilpropanolamin) yang berguna untuk melegakan hidung yang tersumbat. Adapun pemakaian dekongestan bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi haruslah diawasi secara ketat. Dapat juga diberikan obat seperti semprot hidung dari bahan natrium kromolin; namun efeknya hanya terbatas pada bagian hidung dan juga tenggorokan yang ada di bagian belakang. Apabila keadaan penderita menjadi kronis maka dapat dirujuk menuju dokter spesialis THT.

Selain dengan menggunakan obat-obatan, Anda juga dapat membersihkan saluran hidung yang bertujuan untuk membantu menjaga supaya hidung terbebas dari penyebab terjadinya iritasi. Imunoterapi juga dapat dilakukan untuk membantu mengatasi rinitis alergi dan umumnya dilakukan apabila gejala yang dialami penderita sudah cukup parah. Akan tetapi, terapi ini haruslah dilakukan dengan pengawasan dari dokter spesialis yang sudah terlatih atau sudah profesional dalam bidangnya.

Komplikasi Rinitis
Rinitis mempunyai risiko memunculkan sebuah komplikasi, akan tetapi hal ini sangat jarang terjadi. Di bawah ini merupakan komplikasi dari rinitis yang mungkin saja terjadi.
  1. Sinusitis.
    Merupakan Infeksi yang terjadi karena ingus seseorang tidak dapat mengalir dari sinus hal ini karena akibat pembengkakan dan juga peradangan yang terjadi pada rongga hidung.
  2. Polip hidung.
    Merupakan jaringan yang tumbuh pada bagian lubang rongga hidung serta sinus akibat terjadinya inflamasi di bagian lapisan dinding pada rongga hidung.
  3. Infeksi telinga pada bagian tengah.
    Adapun bagian telinga yang berada di belakangnya gendang telinga dapat terkena infeksi akibat terjadinya rhinitis.

Operasi mungkin saja diperlukan yang bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah yang cukup parah dan juga telah berlangsung lama, akan tetapi jika kondisi belum terlalu parah, maka masalah tersebut dapat diatasi cukup hanya dengan menggunakan obat-obatan seperti yang sudah disebutkan di atas. Adapun pencegahan rinitis bisa dilakukan dengan cara menghindari pemicu yang bisa menyebabkan munculnya gejala rhinitis yang dalam hal ini adalah serbuk sari.
 
Sementara cukup sekian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai Rinitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala klinis Penyakit Rinitis Menurut Ilmu Kedokteran, semoga bermanfaat bagi anda semua.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai