Senin, 05 September 2016

Sindroma Nefrotik Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sindroma Nefrotik Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Sindroma Nefrotik Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sindroma Nefrotik Menurut Ilmu Kedokteran – Tidak ada orang yang berharap sakit, oleh karena itu penting sekali untuk selalu menjaga kesehatan. Mengetahui berbagai macam penyakit mulai dari gejala, penyebab, sampai pencegahannya adalah penting untuk dilakukan.
http://www.pusatmedik.org/2016/09/sindroma-nefrotik-definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-penyakit-sindroma-nefrotik-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Sindroma Nefrotik Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sindroma Nefrotik Menurut Ilmu Kedokteran
Karena dengan mengetahuinya kita bisa mencegahnya dan jika kita atau keluarga kita ada yang mengalaminya setidaknya kita sudah memiliki gambaran bagaimanakah caranya untuk mengatasinya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai sindroma nefrotik. Berikut penjelasan lengkapnya.

Definisi Sindroma Nefrotik
Sindroma Nefrotik merupakan suatu sindroma atau kumpulan gejala yang terjadi karena berbagai macam penyakit yang menyerang organ ginjal serta menyebabkan:
  1. proteinuria
  2. menurunnya kadar albumin di dalam darah
  3. semakin meningkatnya kadar lemak di dalam darah
  4. penimbunan air dan garam yang berlebihan
Sindroma ini dapat terjadi di segala usia dan pada anak-anak, sering muncul di usia 1,5–4 tahun serta lebih banyak diderita anak laki-laki.

Penyebab Sindroma Nefrotik
Penyebabnya yaitu adanya perubahan pada permeabilitas barrier pada filtrasi glomerulus terhadap zat protein.

Gambaran Klinis Sindroma Nefrotik
− Gejala-gejala awalnya yaitu:
  1. nafsu makan berkurang
  2. pembengkakan kelopak mata
  3. pengkisutan otot
  4. nyeri perut
  5. air kemih berbusa
  6. pembengkakan jaringan karena penimbunan air dan garam
− Perut dapat membengkak
sebab terjadi penimbunan cairan serta sesak nafas dapat timbul karena adanya cairan pada rongga sekitar paru-paru.

− Gejala lainnya yaitu pembengkakan lutut serta kantung zakar.
Pembengkakan yang terjadi sering berpindah-pindah; pagi hari cairan Akan tertimbun pada kelopak mata dan sesudah berjalan cairan tertimbun pada pergelangan kaki. Pengkisutan pada otot dapat tertutupi oleh bengkak.
 
− Pada anak-anak dapat terjadi penurunan pada tekanan darah
ketika penderita berdiri serta tekanan darah rendah.
 
− Produksi air kemih dapat berkurang serta dapat terjadi gagal ginjal
sebab rendahnya volume darah serta berkurangnya aliran darah menuju ginjal.
 
− Kurang gizi dapat terjadi akibat hilangnya berbagai zat gizi dalam air kemih.
 
− Kadang-kadang gagal ginjal disertai dengan penurunan terbentuknya air kemih  secara tiba-tiba.
 
− Pertumbuhan anak-anak dapat terhambat
Kalsium diserap dari tulang. Kuku dan rambut menjadi rapuh.
 
− Lapisan perut dapat mengalami peradangan
Sering mengalami infeksi oportunistik
 
− Tingginya kejadian infeksi
diduga bisa terjadi akibat menghilangnya antibodi dalam air kemih ataupun karena pembentukan antibodi berkurang.

- Terjadi kelainan pada pembekuan darah
darah mungkin tidak membeku serta menyebabkan perdarahan hebat.
 
− Hipertensi disertai komplikasi jantung serta otak
paling mungkin terjadi bagi penderita diabetes serta penyakit pada jaringan ikat.

Diagnosis Sindroma Nefrotik
  1. Dapat ditegakkan berdasarkan gejala serta hasil pemeriksaan laboratorium.
  2. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap cairan urin menunjukkan tingginya kadar protein yaitu 40 mg/ml/jam ataupun ++.
  3. Konsentrasi albumin darah cukup rendah sebab protein vital dibuang lewat air kemih serta pembentukannya terganggu.
  4. Konsentrasi lemak pada darah tinggi, kadang hingga 10x konsentrasi normal. Kadar lemak pada air kemih ikut tinggi.
  5. Kadar natrium pada air kemih rendah serta kadar kalium pada air kemih tinggi.
  6. Dapat terjadi  anemia. Faktor pembekuan pada darah dapat menurun ataupun meningkat.
  7. Analisa darah dan air kemih dapat menunjukkan penyebabnya. Bila penderita berat badannya turun ataupun usianya lanjut, maka cari kemungkinan terjadi kanker.
  8. Sindroma Nefrotik disertai komplikasi haruslah rujuk.

Penatalaksanaan Sindroma Nefrotik
  1. Adapun tujuan pengobatan yaitu untuk mengatasi penyebabnya. Dengan mengobati infeksi yang menjadi penyebab sindroma nefrotik dapat menyembuhkan sindroma ini.
  2. Apabila penyebabnya penyakit yang bisa diobati (misalnya Hodgkin ataupun kanker lainnya), maka mengobati penyakit tersebut dapat mengurangi gejala-gejala ginjal.
  3. Apabila penyebabnya kecanduan heroin, maka berhenti memakai heroin di stadium yang awal sindroma nefrotik, dapat menghilangkan gejala-gejalanya.
  4. Apabila penyebabnya obat-obatan, maka cara untuk mengatasi masalah sindroma nefrotik ini pemakaian obat haruslah dihentikan.
  5. Apabila tidak ditemukan penyebab secara pasti, maka berikan kortikosteroid dan juga
  6. obat-obatan yang dapat menekan sistem kekebalan (contohnya siklofosfamid). Dapat diberikan 2mg/kgBB pada 4 hari pertama, apabila sensitif maka lanjutkan dengan memakai dosis 40 mg/kgBB dosis awal diberikan selang sehari dalam 4 minggu berikutnya dan setelahnya dihentikan.
    Akan tetapi obat tersebut dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan anak-anak serta dapat menekan perkembangan seksual.
  7. Adapun pengobatan yang umum yaitu diet yang memiliki kandungan protein dan juga kalium dengan jumlah normal dengan natrium dan juga lemak jenuh yang rendah. Karena terlalu banyak protein dapat meningkatkan kadar protein pada air kemih. Sedangkan ACE inhibitors (seperti enalapril, kaptopril dan juga lisinopril) biasanya dapat menurunkan pembuangan protein pada air kemih dan juga menurunkan konsentrasi lemak yang ada dalam darah.
    Akan tetapi bagi penderita yang mempunyai kelainan fungsi ginjal baik ringan maupun berat, obat tersebut bisa meningkatkan kadar kalium dalam darah. Apabila cairan tertimbun di dalam perut, untuk mengurangi gejala-gejalanya dianjurkan untuk mengkonsumsi makan dalam porsi yang kecil tetapi sering.
    Sedangkan tekanan darah tinggi dapat diatasi dengan diuretik yang juga bisa mengurangi penimbunan cairan serta pembengkakan jaringan, akan tetapi dapat meningkatkan risiko terbentuknya pembekuan darah. Antikoagulan dapat membantu mengendalikan pembekuan darah.

Sekian informasi yang bisa kami sampaikan tentang Sindroma Nefrotik Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sindroma Nefrotik Menurut Ilmu Kedokteran, semoga bermanfaat bagi anda semua.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai