Rabu, 07 September 2016

Sinusitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sinusitis Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Sinusitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sinusitis Menurut Ilmu Kedokteran – Sudah tahukah anda mengenai sinusitis? Sinusitis merupakan inflamasi ataupun peradangan yang terjadi pada dinding sinus. Adapun inflamasi ini sering disebabkan oleh infeksi baik virus maupun bakteri. Sinus sendiri merupakan rongga kecil yang berisi udara dan terletak di bagian belakang tulang pipi serta dahi. Sinus membuka lubang di hidung serta membantu mengendalikan kelembapan dan suhu udara yang masuk menuju paru-paru.
http://www.pusatmedik.org/2016/09/sinusitis-definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-penyakit-sinusitis-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Sinusitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sinusitis Menurut Ilmu Kedokteran
Ada empat pasang sinus yang ada di bagian kerangka kepala manusia diantaranya yaitu belakang dahi, kedua sisi batang hidung, belakang mata, dan belakang tulang pipi. Mukosa atau lendir yang dihasilkan sinus mengalir menuju hidung lewat saluran-saluran kecil dan saluran ini dapat terhalang apabila sinus terinfeksi ataupun mengalami peradangan.

Sinusitis ini termasuk penyakit yang umum dan dapat menjangkiti orang-orang di segala umur. Adapun gejala dari sinusitis ini antara lain yaitu sakit kepala, mengalami demam yaitu dengan suhu mulai 38°Celcius ataupun lebih, nyeri di bagian wajah dan juga terasa sakit terutama sekali ketika ditekan, hidung tersumbat ataupun berair, batuk-batuk, dan juga kehilangan indera penciuman. Jika ingin tahu selengkapnya mengenai sinusitis silahkan simak ulasan berikut.

Sinusitis Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Sinusitis Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Sinusitis
Sinusitis merupakan suatu peradangan di sinus yang dapat terjadi akibat alergi atau pun infeksi dari jamur, virus, maupun bakteri. Sinusitis dapat terjadi di salah satu bagian dari keempat macam sinus.

Penyebab Sinusitis
Adapun penyebabnya yaitu ostium sinus tersumbat, ataupun rambut-rambut pembersih (ciliary) telah rusak sehingga menyebabkan sekresi mucus tertahan di dalam rongga sinus dan selanjutnya dapat menyebabkan terjadinya peradangan.

Gambaran klinik Sinusitis
− Adapun gejala yang khas dari kelainan di sinus yaitu sakit kepala yang sering dirasakan saat penderita bangun di pagi hari.
− Sinusitis baik yang akut maupun yang kronik mempunyai gejala yang sama, diantaranya yaitu nyeri tekan serta pembengkakan di bagian sinus yang terkena, akan tetapi terdapat gejala tertentu yang dapat muncul berdasarkan dari sinus yang terkena diantaranya yaitu:
  1. Sinusitis maksilaris yang dapat menyebabkan nyeri pipi yang berada tepat di bagian bawah mata, sakit kepala dan juga sakit gigi.
  2. Sinusitis frontalis yang dapat menyebabkan sakit kepala yang ada di bagian dahi.
  3. Sinusitis etmoidalis yang dapat menyebabkan nyeri yang ada di belakang serta diantara mata dan juga sakit kepala di bagian dahi. Adapun peradangan sinus etmoidalis ini juga dapat menyebabkan nyeri jika pinggiran hidung ditekan, selain itu dapat juga menyebabkan berkurangnya indera penciuman serta hidung menjadi tersumbat.
  4. Sinusitis sfenoidalis yang dapat menyebabkan nyeri namun lokasinya tidak bisa dipastikan dan dapat dirasakan di bagian puncak kepala depan maupun belakang, atau terkadang dapat menyebabkan sakit telinga serta sakit leher.
− Adapun gejala-gejala yang lainnya adalah:
  1. Merasa tidak enak badan
  2. Menggigil dan demam dapat menunjukkan bahwa infeksi sudah menyebar hingga ke luar sinus.
  3. Merasa letih dan lesu
  4. Hidung meler ataupun hidung tersumbat.
  5. Batuk, yang mungkin akan lebih memburuk di malam hari
  6. Selaput lendir hidung terlihat merah dan juga membengkak, dari dalam hidung mungkin juga dapat keluar nanah yang berwarna kuning ataupun hijau.

Diagnosis Sinusitis
  1. Adapun diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan dari gejala-gejala, hasil foto rontgen sinus serta hasil pemeriksaan secara fisik. Sedangkan untuk dapat menentukan luas dan juga beratnya sinusitis, maka dapat dilakukan dengan pemeriksaan CT scan.
  2. Sedangkan pada sinusitis maksilaris, maka dilakukan pemeriksaan rontgen pada gigi untuk mengetahui apakah ada abses gigi.

Penatalaksanaan Sinusitis
1.Sinusitis akut
Adapun untuk sinusitis yang akut biasanya dapat diberikan:
  1. Dekongestan yang berguna untuk mengurangi terjadinya penyumbatan
  2. Obat pereda nyeri yang berguna untuk mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri.
  3. Antibiotik yang berguna untuk mengendalikan adanya infeksi bakteri  (adapun terapi awal umumnya menggunakan amoksisilin atau bisa juga kotrimoksazol)
  4. Dekongestan dalam bentuk berupa tetes hidung ataupun obat semprot hidung hanyalah boleh digunakan dalam waktu yang terbatas (sebab pemakaian dalam jangka panjang dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan dan juga pembengkakan di saluran hidung).
  5. Sedangkan untuk membantu mengurangi penyumbatan, peradangan dan juga pembengkakan maka dapat diberikan obat semprot untuk hidung yang memiliki kandungan steroid.
2.Sinusitis kronik
Sedangkan untuk sinusitis yang kronik maka dapat diberikan antibiotik dan juga dekongestan. Untuk dapat mengurangi peradangan maka biasanya dapat juga diberikan obat semprot untuk hidung yang memiliki kandungan steroid. Apabila penyakitnya berat, maka dapat diberikan steroid per-oral atau melalui mulut.
 
Selain itu hal-hal berikut ini bisa dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi rasa yang tidak nyaman:
  1. Dengan cara menghirup uap dari vaporizer ataupun semangkuk air panas
  2. Dengan memberikan obat semprot untuk hidung yang memiliki kandungan larutan garam
  3. Pemberian kompres hangat di bagian atau daerah sinus yang telah terkena.
Apabila tidak bisa diatasi dengan cara melakukan pengobatan yang telah tersebut di atas, maka satu-satunya jalan yang dapat dilakukan untuk mengobati sinusitis yang kronik adalah dengan melakukan pembedahan.

Komplikasi sinusitis sangat jarang terjadi. Jika terjadi komplikasi, maka kondisi ini cenderung menjangkiti anak-anak jika dibandingkan orang dewasa. Pada anak sinusitis dapat menyebabkan terjadinya selulitis yaitu infeksi yang bisa menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata dan juga tulang pipi. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang menyebar di kulit ataupun jaringan sel-sel.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai