Selasa, 06 September 2016

Tips Cara Mudah Dan Sukses Agar Anak Mencintai Lingkungan Keluarganya

Pusatmedik.org - Tips Cara Mudah Dan Sukses Agar Anak Mencintai Lingkungan Keluarganya - Kita semua pastinya sudah tahu, bahwa mendidik anak memang bukan suatu hal yang mudah, butuh kesabaran dan juga kerja keras. Sejak dilahirkan, setiap anak memang memiliki karakter yang berbeda-beda seperti ada yang nakal, patuh, suka membantah, bahkan terkadang ada pula anak yang secara terang-terangan melawan dan tidak menghargai orang tua dan keluarga mereka.
http://www.pusatmedik.org/2016/09/tips-cara-mudah-dan-sukses-agar-anak-mencintai-lingkungan-keluarganya.html
Google Image: Tips Cara Mudah Dan Sukses Agar Anak Mencintai Lingkungan Keluarganya
Bukan itu saja, sekarang ini banyak sekali berita yang mengabarkan tentang seorang anak yang berani melawan orang tuanya, melakukan kekerasan, bahkan hingga pekelahian. Untuk itu, kita sebagai orang tua harus pandai mendidik anak dan menanamkan rasa cinta pada lingkungan kelurganya sejak kecil, supaya setelah dewasa nantinya anak akan mencintai keluarganya dan menjadi anak yang patuh. Untuk itu simaklah Tips Cara Mudah Dan Sukses Agar Anak Mencintai Lingkungan Keluarganya berikut ini. 

Tips Cara Mudah Dan Sukses Agar Anak Mencintai Lingkungan Keluarganya


  1. Selalu doakan anak
    Orang tua yang baik dan bijak adalah mereka yang mendoakan anaknya setiap hari, jadi meskipun anak bunda nakal dan bahkan menyebalkan, biarkanlah yang penting anda harus tetap mendoakannya. Minimal doakan anak dengan membaca surat fatihah 1 minggu sekali dan doakan supaya anak anda menjadi anak yang shaleh dan memiliki cinta yang penuh untuk keluarganya. 
  2. Jadilah contoh yang baik untuk anak
    Jangan hanya bisa berucap dan memerintah anak untuk menjadi orang yang baik, ada baiknya bila kita juga mencontohkan sikap baik dan santun kepada mereka, sebab biasanya anak suka mengikuti perilaku orang tua mereka, dan dengan sendirinya anak akan bersikap baik tanpa anda menyuruhnya.  
  3. Bersikap lembut ketika menasihati anak
    Usahakan untuk tidak memarahi anak dengan memakai kata-kata yang kasar. Kata yang kasar belum tentu membuat anak menyerap semua perkataan yang anda berikan bunda, bahkan bisa saja anak akan bertambah emosi. Jadilah orang yang tegas dan bukan keras. Anda bisa menasihatinya dengan lembut. Bila anak sedang mengalami masalah, cobalah ajak anak bunda berbicara 4 mata dan bicarakan semua permasalahan tersebut dengan baik-baik, 
  4. Konsisten
    Berikan peraturan yang konsisten pada anak, dan jangan pernah mencoba untuk mengubah peraturan yang sudah anda tetapkan sebelumnya, hal ini bermaksud agar anak anda bisa terlatih untuk disiplin.  
  5. Menjelaskan maksud dan juga tujuannya mengapa anda membuat peraturan dan perintah tersebut.
    Ada baiknya jika anda menjelaskan dengan baik mengapa perintah dan juga peraturan itu dibuat. Hal tersebut bertujuan supaya mereka mengerti dan juga tidak salah paham dengan peraturan yang anda buat. Jelaskan saja jika peraturan ini demi kebaikan si anak.  
  6. Puji anak
    Sesekali anda dapat memuji anak,  ketika mereka melakukan kebaikan. Ini bisa menunjukan kasih sayang anda terhadap anak yang bisa membuat anak mencintai keluarganya. Terkadang pujian juga bisa membuat anak lebih merasa diperhatikan dan juga tidak diabaikan. Jika bisa berikan juga  hadiah kepada anak saat mereka melakukan hal yang baik.   
  7. Tegur anak dengan halus bila anak melakukan kesalahan
    Sebaiknya anda menasihati anak dengan cara yang halus dan baik-baik. Tapi bila kesalahan itu masih saja dilakukan sang anak, jangan memarahi ataupun mengomelinya, berikan saja sanksi ringan, misalnya saja tidak boleh menonton film  yang sangat disukainya, hingga anak anda mau merubah sikapnya.  
  8. Mendengarkan penjelasan anak
    Ketika anda sudah menegur anak anda secara terus menerus, sebaiknya anda mulai mendengarkan penjelasan anak anda. Dengarkanlah seluruh permasalahannya dan berikan solusi yang terbaik tapi tetap dengan bahasa yang lembut supaya lebih bisa meresap ke dalam hatinya.  
  9. Jangan malu untuk minta maaf pada anak
    Bila anda sudah memarahi anak secara habis-habisan, tapi ternyata anak tidak bersalah, sebaiknya anda segera meminta maaf pada anak. Anda tidak perlu merasa malu, jelaskanlah pada anak, jika Kita marah bukan dikarenakan kesal tapi karena orang tua terlalu sayang dengan anak, dan menginginkan semua yang terbaik untuk anak.
    Berikanlah anak pelukan dan juga ciuman, tunjukkanlah kasih sayang anda, hal ini bisa membuat anak anda merasa lebih nyaman dan menyadari jika orang tuanya sangatlah menyayangi mereka. Dengan begitu anak anda juga akan berbalik menyayangi keluarganya.  
  10. Bangun kedekatan emosi
    Sebuah kedekatan emosi mempunyai kekuatan untuk mengerti sebuah perasaan. Saat orangtua bisa memahami anaknya, maka anak akan melihat jika kita memberikan mereka perhatian, bukannya perintah dan amarah yang mendikte mereka. Dengan membangun kedekatan emosi yang cukup baik, mereka akan mengerti betapa Anda memerlukan mereka.
    Disamping itu, kedekatan emosi bisa membuat anak merasa diperhatikan dan juga dipedulikan. Untuk itu, jangan pernah lupa untuk menatap mata anak dan meletakan tangan Anda dibahunya pada saat Anda ingin menyuruh mereka. Anak tidak bisa menjadi anak yang penurut dan menyayangi keluarganya  akan bila orang tuanya sendiri tidak dekat dengannya.
    Perkuatlah hubungan intim Anda dengan anak, perhatikan mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang. Luangkan waktu sejenak untuk bersama mereka. Dengan begitu maka anak akan mencintai lingkungan keluarganya.

Sangat disarankan untuk anda mendidik anak sejak masih usia dini, sebab jika anak sudah besar, watak aslinya telah terbentuk dan akan sulit untuk di ubah. Serta tanamkanlah ilmu agama pada anak sejak kecil, dan jangan pernah membiarkan mereka menonton acara Televisi yang tidak layak  mereka tonton, sebab hal itu akan mempengaruhi  karakter pribadinya.


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai