Jumat, 16 Desember 2016

Anoreksia Nervosa Definisi Gejala Penyebab Dan Pengobatan serta Pencegahan Anoreksia Nervosa Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Anoreksia Nervosa Definisi Gejala Penyebab Dan Pengobatan serta Pencegahan Anoreksia Nervosa Menurut Ilmu Kedokteran – Mungkin sebagian dari anda ada yang belum mengetahui tentang anoreksia, meski mungkin sudah pernah mendengarnya. Anoreksia ini penting untuk kita ketahui, karena kebanyakan penderitanya tidak menyadari bahwa dia terkena anoreksia.
http://www.pusatmedik.org/2016/12/anoreksia-nervosa-definisi-gejala-penyebab-dan-pengobatan-serta-pencegahan-anoreksia-nervosa-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Anoreksia Nervosa Definisi Gejala Penyebab Dan Pengobatan serta Pencegahan Anoreksia Nervosa Menurut Ilmu Kedokteran
Usia 16-17 tahun adalah usia yang dianggap paling rawan bagi gangguan anoreksia untuk mulai muncul. Kebanyakan penderita anoreksia berasal dari remaja putri dan juga wanita dewasa. Lalu apakah sebenarnya anoreksia itu? Apakah gejalanya? Dan apakah anda termasuk pengidap anoreksia? Jika anda tertarik untuk mengetahuinya, silahkan simak ulasan berikut.

Anoreksia Nervosa Definisi Gejala Penyebab Dan Pengobatan serta Pencegahan Anoreksia Nervosa Menurut Ilmu Kedokteran

Definisi
Anoreksia nervosa adalah masalah kesehatan jiwa di mana pengidap nya sangat ter obsesi untuk mempunyai tubuh kurus serta sangat takut apabila mereka terlihat gemuk. Mereka bahkan selalu beranggapan bahwa tubuhnya masih gemuk atau kurang kurus meski kenyataannya tak seperti itu.

Penderita anoreksia berusaha keras untuk membatasi porsi makan mereka seminimal mungkin, memakai obat-obatan diantaranya seperti penekan nafsu makan dan pencahar, serta berolahraga berlebihan. Sebagian dari mereka bahkan berusaha memuntahkan makanan yang sudah dikonsumsi.

sebuah ciri yang khas gangguan makan ini dinamakan bulimia nervosa. Tetapi, jika pada bulimia penderitanya kebanyakan memiliki berat normal ataupun lebih, penderita anoreksia mempunyai berat badan yang sangat kurang.

Gejala
Mereka yang menderita anoreksia bisa dikenali dari gejala-gejala berikut ini:

  1. Menurunnya berat badan dengan signifikan serta tampak sangat kurus.
  2. Menimbang tubuh hampir setiap saat.
  3. Sering memerhatikan bentuk tubuhnya di depan cermin.
  4. Suka berbohong apabila ditanya apakah sudah makan.
  5. Sering memuntahkan makanan yang telah dimakan.
  6. Sangat memperhitungkan jumlah lemak, kalori, dan gula dalam makanan.
  7. Suka minum obat-obatan penekan nafsu makan dan pencahar.
  8. Mudah tersinggung
  9. Sering berlebihan dalam berolahraga.
  10. Mengalami masalah kesehatan akibat dari anoreksia, contohnya mudah kelelahan, pusing, dehidrasi, kulit kering, tekanan darah rendah, dan rambut rontok.
  11. Anoreksia juga bisa terkait dengan masalah-masalah kejiwaan lainnya seperti merasa rendah diri, depresi, kecemasan, penyalahgunaan alkohol, serta melukai diri sendiri.

Penyebab
Penyebab pasti anoreksia nervosa masih belum jelas. Beberapa spesialis percaya gangguan ini berasal dari gabungan beberapa faktor, seperti faktor lingkungan, genetika atau biologis, dan faktor psikologis.

Diagnosis
Penyakit anoreksia nervosa kebanyakan bisa dikenali dari bentuk fisik penderitanya yang terlihat sangat kurus. Tetapi dokter tetap harus bertanya mengenai pola makan mereka dengan tujuan untuk memastikan kekurusannya tersebut akibat adanya gangguan makan serta bukan penyakit lain.

Kemungkinan dokter juga melakukan pemeriksaan pada tekanan darah, rambut, kulit, kondisi jantung serta paru-paru. Bahkan pemeriksaan rontgen serta darah juga dilakukan jika diperlukan.

Pengobatan
Anoreksia nervosa sebaiknya ditangani sedini mungkin supaya peluang sembuhnya makin besar. Adapun tujuan pengobatan anoreksia yaitu mengubah pandangan mereka mengenai berat badan yang ideal dan sehat serta memperbaiki pola makan penderita.

Beberapa kasus anoreksia dapat ditangani dengan cara rawat jalan dan sebagian kecil kasus lainnya (pengidap anoreksia parah), ditangani di rumah sakit. Penanganan anoreksia juga bertujuan supaya mereka bisa memperoleh kembali berat badan ideal secara aman.

Penanganan anoreksia diantaranya meliputi terapi psikologi serta saran-saran yang ada kaitannya dengan makanan dan nutrisi. Supaya pengobatan bisa dilakukan dengan tepat, maka dokter perlu menyesuaikan dengan kondisi fisik, psikologi, serta keadaan sosial pengidap anoreksia.

Pengobatan pasien anoreksia tidak bisa dilakukan secara instan. Butuh waktu beberapa tahun untuk bisa sembuh seperti semula. Ketika menjalani pengobatan, pasien anoreksia bisa saja kambuh lagi dan kembali menjalani pola makan yang tidak sehat.

Komplikasi
Anoreksia dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lainnya jika tak berhasil diobati dalam waktu yang lama. Adapun beberapa komplikasi dari anoreksia nervosa yaitu:

  1. Denyut jantung tak teratur
  2. Kerontokan rambut
  3. Penurunan tekanan darah serta tingkat pernapasan
  4. Kerusakan otak
  5. Gagal jantung
  6. Menstruasi tak lancar
  7. Gagal ginjal
  8. Anemia
  9. Kemandulan
  10. Osteoporosis
  11. Konstipasi
  12. Ketidakseimbangan cairan elektrolit
  13. Kematian akibat kurang nutrisi atau gizi ataupun bunuh diri

Pencegahan
Anoreksia nervosa memang tak bisa dicegah sepenuhnya. Tetapi lewat pendidikan orang tua kepada anak-anak sejak dini dalam keluarga, memiliki peran besar untuk menekan terjadinya kondisi ini saat mereka beranjak remaja atau dewasa. Adapun pendidikan yang dimaksud yaitu dengan mengajarkan serta menerapkan pola makan yang sehat secara tegas. Di samping itu anak juga harus diberikan wawasan yang tepat tentang bentuk tubuh ideal.

Sebagian penderita anorexia yang tak menyadari bahwa dirinya menderita kondisi tersebut, tetapi sebagian besar tahu namun tidak mau berobat sebab takut dan memilih menyembunyikan masalahnya dalam waktu yang lama. Oleh karena itu penting sekali bagi kita mengenali kondisi ini jika ada keluarga ataupun teman yang mengalaminya.

Apabila Anda memiliki keluarga ataupun teman yang menderita anoreksia, lakukan pendekatan dengan halus lalu membujuknya supaya bersedia mendapatkan pertolongan medis. Memang tidak mudah membujuk pengidap anoreksia untuk berobat. Biasanya mereka menganggap bahwa yang sudah mereka lakukan adalah hal yang benar serta menolak mengakui bahwa mereka sebenarnya bermasalah.

Oleh karena itu kesabaran dan dukungan secara terus-menerus sangat penting untuk kesembuhan penderita anoreksia. Janganlah pernah mengkritik ataupun membuat mereka tertekan sebab hal tersebut hanya memperburuk situasi. Sampaikan bahwa bujukan serta dukungan Anda tersebut hanya karena Anda mengkhawatirkan kesehatan mereka.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai