Rabu, 07 Desember 2016

Campak Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Campak Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Campak Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Campak Menurut Ilmu Kedokteran – Campak merupakan salah satu penyakit yang sangat mudah sekali menular serta menjadi salah satu penyebab kematian pada jika tak segera ditangani. Adapun campak yang biasa disebut juga sebagai rubeola, adalah infeksi virus pada bagian sistem pernafasan. Penyakit campak mudah ditularkan lewat lendir ataupun air liur penderita lewat batuk dan bersin.
http://www.pusatmedik.org/2016/12/campak-definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-gejala-klinis-penyakit-campak-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Campak Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Campak Menurut Ilmu Kedokteran
Berdasarkan data WHO, penyakit campak menjadi salah satu penyebab kematian pada anak-anak pada tahun 2010. Sebanyak 139.300 kematian global yang berkaitan dengan penyakit campak, dan sebagian besar korbannya yaitu anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun. Untuk itu penting sekali bagi kita semua untuk mengetahui mengenai campak lebih jauh, sehingga ketika anak-anak menunjukkan gejala terkena campak kita bisa mengambil langkah lebih dini untuk mengatasinya.

Campak Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Campak Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi
Campak merupakan infeksi yang disebabkan virus. Penyakit ini dapat menimbulkan ruam pada seluruh tubuh serta sangat menular. Campak dapat sangat mengganggu serta mengarah pada komplikasi-komplikasi yang lebih serius.


Bercak ataupun ruam berwarna merah-kecokelatan dapat muncul di kulit sesudah beberapa hari kemudian. Adapun urutan kemunculan bercak-bercak ini mulai dari belakang telinga, sekitaran kepala, leher, dan pada akhirnya ruam-ruam akan menyebar ke semua bagian tubuh.

Diagnosis
Diagnosis campak dapat dilakukan dengan cara melihat gejala-gejala yang telah muncul. Akan tetapi untuk memastikannya biasanya  sampel air liur akan diambil untuk di tes. Sebenarnya telah tersedia vaksin yang berguna untuk mencegah penyakit campak. Vaksin campak masih termasuk dalam bagian vaksin MMR yaitu campak, gondongan, dan campak Jerman.
 

Gejala-gejala campak mulai muncul kurang lebih sekitar satu sampai dua minggu sesudah virus masuk dalam tubuh. Adapun gejala campak yang umumnya muncul yaitu:
  1. Mata merah.
  2. Mata jadi lebih sensitif terhadap cahaya.
  3. Gejala-gejala lain menyerupai pilek diantaranya seperti hidung beringus ataupun tersumbat, dan radang tenggorokan.
  4. Bercak putih keabu-abuan di mulut dan juga tenggorokan.
  5. Mengalami demam.
  6. Sebaiknya segera hubungi dokter, klinik, ataupun rumah sakit terdekat apabila mencurigai bahwa anak Anda terkena campak.

Penderita Campak di Negara Indonesia
Adapun program imunisasi campak telah di mulai di Indonesia sejak tahun 1982. Berdasarkan Riskesdas tahun 2010, anak Indonesia yang berusia 1-2 tahun dan mendapatkan imunisasi campak jumlahnya mencapai rata-rata yaitu 74,4 persen. Sedangkan, pencapaian imunisasi campak yang ada di Indonesia sampai bulan Desember pada tahun 2013 yaitu sebesar 90,82%. Meskipun pencapaian imunisasi campak yang ada di Indonesia sudah mencakupi sekitar 90%, namun WHO melaporkan bahwa terdapat 6,300 kasus campak yang ada di Indonesia di tahun 2013.

Cara Penyebaran Virus Campak
Untuk penderita campak, biasanya virus campak berada di dalam lendir atau percikan cairan yang biasanya dikeluarkan ketika mereka sedang bersin dan juga batuk. Virus campak dapat menulari siapa saja yang menghirup percikan-percikan cairan ini baik anak kecil maupun orang dewasa.


Virus campak dapat bertahan di permukaan dalam waktu beberapa jam, sehingga membuat virus campak ini dapat bertahan hanya dengan menempel pada benda-benda. Ketika kita menyentuh benda-benda yang telah terkena percikan dari virus campak, kemudian menempelkan tangan ke bagian hidung ataupun mulut, maka kita dapat ikut terinfeksi. Akan tetapi biasanya penyakit campak lebih sering dialami oleh anak-anak yang berusia lima tahun ke bawah. Akan tetapi pada dasarnya seluruh usia dapat terinfeksi virus campak ini, terutama bagi mereka yang belum pernah menderita campak ataupun yang belum memperoleh vaksinasi campak.

Pengobatan Campak
Sebenarnya sistem kekebalan tubuh kita secara alami dapat melawan serangan infeksi virus ini, akan tetapi jika komplikasi terjadi ataupun infeksi campak menjadi parah, maka mungkin diperlukan perawatan serta pengobatan campak yang harus dilakukan di rumah sakit. Adapun untuk mempercepat proses pemulihan, maka terdapat beberapa cara atau hal yang dapat membantu diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Minum banyak air putih dengan tujuan untuk mencegah dehidrasi.
  2. Perbanyak istirahat serta hindari sinar matahari secara langsung terutama ketika mata masih sensitif dengan cahaya.
  3. Minumlah obat penurun demam, serta obat untuk meredakan rasa sakit dan juga rasa nyeri. Akan tetapi sebaiknya jauhkan aspirin apabila anak Anda berusia di bawah 16 tahun.
  4. Jika sudah melakukan hal di atas namun belum kunjung reda atau keluhannya lebih para segera periksa ke dokter.

Komplikasi Campak
Komplikasi-komplikasi dari campak dapat sangat berbahaya. Meskipun jumlah penderita dari komplikasi campak hanyalah sedikit, namun penyakit ini haruslah tetap diwaspadai. Beberapa komplikasi akibat campak yaitu radang pada telinga, , infeksi paru-paru (pneumonia), bronkitis dan juga infeksi otak (ensefalitis). Adapun kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi yaitu:

  1. Bayi yang berusia di bawah satu tahun.
  2. Anak-anak dengan kesehatan yang buruk.
  3. Orang dewasa dengan penyakit kronis seperti HIV dan kanker.
  4. Orang dewasa dengan sistem kekebalan yang sangat lemah.

Pencegahan Campak
Vaksinasi MMR merupakan vaksin gabungan campak, gondongan, serta campak Jerman dan biasanya diberikan dua kali. Adapun yang pertama diberikan saat anak berusia 15 bulan kemudian berikutnya diberikan ketika anak berusia 5-6 tahun ataupun sebelum masuk sekolah dasar. Vaksin mempunyai fungsi cukup penting dalam membantu mencegah campak.


Sekian informasi dari kami tentang Campak Definisi Penyebab Dan Pengobatan serta Gejala Klinis Penyakit Campak Menurut Ilmu Kedokteran, semoga membantu.


Baca Juga:

Skabies Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Penyakit Skabies Menurut Ilmu Kedokteran

Sindrom Stevens Johnson Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Sindrom Stevens Johnson Menurut Ilmu Kedokteran

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Gejala Klinis Penyakit Pioderma Menurut Ilmu Kedokteran
   
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai