Jumat, 23 Desember 2016

Hernia Definisi Jenis Penyebab Dan Pemeriksaan serta Pengobatan Hernia Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Hernia Definisi Jenis Penyebab Dan Pemeriksaan serta Pengobatan Hernia Menurut Ilmu Kedokteran – Memiliki tubuh sehat dan kuat adalah harapan semua orang. Namun kenyataannya terkadang kita harus berhadapan dengan penyakit.
http://www.pusatmedik.org/2016/12/hernia-definisi-jenis-penyebab-dan-pemeriksaan-serta-pengobatan-hernia-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Hernia Definisi Jenis Penyebab Dan Pemeriksaan serta Pengobatan Hernia Menurut Ilmu Kedokteran
Oleh karena itu penting bagi kita mengetahui berbagai macam penyakit, agar kita bisa mencegahnya secara lebih dini, dan jikalau kita terserang suatu penyakit, maka kita bisa mengatasinya secara lebih dini. Untuk kesempatan kali ini kita kana membahas mengenai hernia. Berikut ulasan lengkapnya.

Hernia Definisi Jenis Penyebab Dan Pemeriksaan serta Pengobatan Hernia Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi
Hernia merupakan penyakit yang terjadi saat ada organ di dalam tubuh yang mencuat dan menekan lewat jaringan otot ataupun jaringan di sekitarnya karena lemah. Otot-otot kita biasanya lumayan kuat untuk menahan organ tubuh sehingga bisa tetap di posisinya masing-masing. Melemahnya otot-otot tersebut sampai tak bisa menahan organ yang ada di dekatnya dapat mengakibatkan hernia.
Terdapat sejumlah faktor yang bisa meningkatkan seseorang untuk menderita hernia yaitu:
  1. Konstipasi yang membuat pengidap nya harus mengejan.
  2. Kenaikan berat badan dengan tiba-tiba.
  3. Penumpukan cairan dalam abdomen.
  4. Kehamilan yang dapat meningkatkan tekanan di dalam perut.
  5. Mengangkat beban berat.
  6. Obesitas.
  7. Batuk berkepanjangan.

Jenis-jenis Hernia Dan Penyebabnya
Lokasi munculnya hernia ada di seluruh abdomen. Jenis hernia umumnya terbagi berdasarkan dari letaknya, yaitu:
  1. Hernia femoralis:
    terjadi ketika ada jaringan lemak ataupun sebagian usus mencuat ke atas paha dalam. Wanita lebih berisiko tinggi terkena penyakit ini daripada pria.
  2. Hernia inguinalis:
    terjadi ketika ada sebagian usus ataupun jaringan lemak dalam rongga perut mencuat ke selangkangan. Merupakan jenis yang sering terjadi serta pria punya risiko lebih tinggi mengalaminya.
  3. Hernia umbilikus:
    terjadi ketika ada jaringan lemak ataupun sebagian usus mendorong serta menonjol pada dinding abdomen, dekatnya pusar. Jenis ini dapat dialami bayi karena lubang besar di tali pusat yang tak tertutup secara sempurna sesudah bayi lahir. Pada orang dewasa, pemicunya yaitu adanya tekanan yang berlebihan pada abdomen.
  4. Hernia hiatus:
    terjadi ketika ada bagian lambung masuk melalui celah pada diafragma dan mencuat ke bagian rongga dada. Meskipun terkadang tanpa gejala, namun nyeri ulu hati adalah indikasi yang mungkin saja terjadi bila mengalami hernia ini.
  5. Hernia insisi:
    terjadi ketika ada jaringan mencuat melalui luka operasi yang masih belum sembuh di abdomen. Termasuk salah satu dari risiko komplikasi pada sebuah operasi bagian perut.
  6. Hernia Spigelian:
    terjadi ketika ada sebagian usus yang mendorong jaringan ikat di perut serta menonjol di bagian dinding perut depan sebelah kiri ataupun kanan bawah pusar.
  7. Hernia epigastrik:
    terjadi ketika ada jaringan lemak mencuat keluar serta menonjol di dinding abdomen, antara pusar serta tulang dada di bagian bawah.
  8. Hernia diafragma:
    terjadi ketika ada organ perut berpindah ke bagian rongga dada lewat celah pada diafragma. Hernia ini bisa dialami bayi akibat terjadinya pembentukan diafragma yang masih kurang sempurna.
  9. Hernia otot:
    terjadi ketika ada sebagian otot mencuat pada abdomen. Adapun jenis ini juga bisa terjadi di otot kaki karena cedera berolahraga.
Segeralah periksakan diri ke dokter, jika Anda mengalami gejala seperti rasa sakit parah serta muncul tiba-tiba, sulit BAB, muntah, dan hernia yang mengeras ataupun sakit ketika disentuh serta tak bisa didorong masuk.

Pemeriksaan dan Pengobatan Hernia
Adapun pemeriksaan hernia umumnya memanfaatkan USG. Di mana dalam proses USG, suatu gelombang suara dengan frekuensi tinggi dipakai untuk menghasilkan gambar yang berasa dari bagian di dalam organ tubuh. Adapun penyakit melemahnya bagian dinding perut ini seringkali dianggap sepele sebab jarang memiliki gejala. Namun, hernia juga bisa mengakibatkan gangguan usus ataupun terhambat nya aliran darah di jaringan hernia yang telah terjepit.

Adapun kedua komplikasi yang telah disebutkan di atas merupakan sebuah kondisi yang gawat darurat. Anda sangat dianjurkan untuk segera menuju ke rumah sakit apabila mengalaminya. Sedangkan risiko terjadinya komplikasi yang diakibatkan oleh hernia cenderung membahayakan. Oleh sebab itu, dokter biasanya menganjurkan penderita hernia agar menjalani operasi.

Meskipun demikian, ada juga beberapa jenis hernia yang tak memerlukan operasi. contohnya saja Hernia umbilikus yang umumnya bisa sembuh sendiri serta hernia hiatus yang kadang dapat ditangani hanya dengan menggunakan obat-obatan.
Proses Operasi

Adapun prosedur operasi yang tujuannya untuk menangani hernia dapat di dibagi ke dalam 2 jenis, diantaranya yaitu operasi terbuka serta laparaskopik. Ada sejumlah pertimbangan yang dapat memengaruhi keputusan seorang dokter dalam menentukan sebuah prosedur operasi, yaitu:
  1. Keadaan atau kondisi kesehatan pasien
    Biasanya operasi akan sulit untuk dilakukan jika kondisi kesehatan pasien hernia buruk.
  2. Isi dari hernia
    Terdapat hernia yang isinya berupa bagian otot, usus, ataupun jaringan lain.
  3. Gejala-gejala yang dialami
    Terdapat hernia yang tak memiliki gejala serta ada juga yang bisa menyebabkan rasa sakit.
  4. Posisi atau lokasi hernia
    Adapun untuk hernia jenis femoralis dan juga hernia yang muncul atau timbul di daerah selangkangan biasanya lebih membutuhkan operasi jika dibandingkan dengan hernia yang ada di daerah perut.
Adapun semua operasi sebenarnya memiliki risiko tertentu. Oleh sebab itu, dokter spesialis bedah biasanya akan menjelaskan semua risiko dan juga manfaat dari prosedur operasi hernia yang akan pasien jalani.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai