Senin, 12 Desember 2016

Kista Ovarium Definisi Gejala Serta Pengobatan dan Gejala Klinis Penyakit Kista Ovarium dalam Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Kista Ovarium Definisi Gejala Serta Pengobatan dan Gejala Klinis Penyakit Kista Ovarium dalam Ilmu Kedokteran - setiap wanita tentu takut apabila mendengar mengenai penyakit kista ovarium. Penyakit kista ovarium ini menjadi hal menakutkan sebab kehadirannya di tubuh dapat berkembang menjadi kanker serta bersifat mematikan.
http://www.pusatmedik.org/2016/12/kista-ovarium-definisi-gejala-serta-pengobatan-dan-gejala-klinis-penyakit-kista-ovarium-dalam-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Kista Ovarium Definisi Gejala Serta Pengobatan dan Gejala Klinis Penyakit Kista Ovarium dalam Ilmu Kedokteran
Sebaiknya anda tidak perlu terlalu khawatir karena pada dasarnya penyakit kista ovarium tidak berbahaya. Yang membuat kista ovarium berkembang menjadi ganas yaitu saat kehadirannya tak ditangani dengan benar. Untuk itu penting sekali bagi kita mengetahui penyakit ini secara lebih jauh agar kita bisa mencegah terjadinya kista ovarium lebih dini. Berikut bahasan lengkap mengenai kista ovarium, selamat membaca.

Kista Ovarium Definisi Gejala Serta Pengobatan dan Gejala Klinis Penyakit Kista Ovarium dalam Ilmu Kedokteran


Definisi Kista Ovarium
Setiap wanita mempunyai dua indung telur  atau disebut juga dengan ovarium. Satu indung telur latak-nya di bagian kanan rahim sedangkan yang satu lagi letaknya di bagian kiri rahim. Indung telur atau ovarium memiliki ukuran sebesar biji kenari dan termasuk dalam salah satu sistem reproduksi wanita yang paling penting. Organ ini memiliki fungsi menghasilkan sel-sel telur setiap bulan (yaitu mulai dari pubertas sampai menopause) dan memproduksi hormon estrogen serta progesteron.

Adapun fungsi ovarium terkadang bisa mengalami gangguan dan munculnya kista termasuk salah satu gangguan yang sering sekali terjadi. Kista ovarium merupakan kantong yang berisi cairan dan terbentuk dalam ovarium.
 
Terdapat dua kategori utama dari kista ovarium yaitu kista fungsional dan kista yang memiliki kandungan sel hormonal. Kista fungsional muncul sebagai suatu bagian dari siklus datang bulan atau menstruasi dan termasuk kista yang paling sering terjadi. Kista fungsional bisa hilang dengan sendirinya dan tidak menimbulkan bahaya. Berlawanan dengan jenis kista fungsional, ada jenis kista yang memiliki kandungan sel abnormal. Pada sebagian kecil kasus kista ovarium memiliki sel abnormal dan bersifat kanker yang perlu penanganan khusus.

Gejala Kista Ovarium 
Sebenarnya sebagian besar wanita sudah pernah mempunyai kista ovarium. Kista ini umumnya tak menyebabkan gejala serta bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan saja. Akan tetapi jenis kista yang berukuran besar, kista yang menutupi aliran darah menuju ke ovarium ataupun kista yang pecah bisa mengakibatkan gejala-gejala yang serius sehingga diperlukan penanganan khusus melalui operasi. Gejala-gejala dari kista ovarium yang sebaiknya diwaspadai antara lain:

  1. Sering merasa ingin buang air kecil.
  2. Terasa nyeri ketika buang air besar.
  3. Sering merasa kelelahan dan juga pusing.
  4. Perut terasa kembung.
  5. Terjadi perubahan pada siklus menstruasi.
  6. Terasa mual, ingin muntah, ataupun nyeri di bagian payudara seperti saat Anda sedang kehamilan.
  7. Mengalami gangguan pencernaan ataupun mudah kenyang padahal sebenarnya Anda hanya mengkonsumsi sedikit makanan.
  8. Nyeri di bagian panggul ketika melakukan hubungan seksual dengan suami.
  9. Nyeri di bagian panggul sebelum masa menstruasi tiba ataupun sebelum masa menstruasi berakhir.
  10. Nyeri di bagian panggul yang menyebar hingga ke bagian punggung bawah dan juga paha.

Diagnosis
Apabila kista ovarium menyebabkan gejala-gejala seperti yang telah disebutkan di atas, Anda akan dirujuk menuju ke dokter yang ahli atau spesialis ginekologi untuk menjalankan pemeriksaan secara lebih lanjut serta memastikan diagnosis. Adapun pemeriksaan yang akan dilakukan antara lain pemeriksaan organ intim, tes darah, dan juga USG.

Pengobatan
Kista umumnya dapat hilang sendiri dalam hitungan beberapa bulan saja. Untuk memastikannya, Anda bisa menjalani pemeriksaan USG. Adapun beberapa faktor penting yang menentukan perlu ataupun tidaknya pengangkatan kista antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Baik terdapat ataupun tidak adanya gejala
    Adapun sekitar empat persen dari kasus kista dapat menyebabkan gejala. Apabila gejala terjadi, maka operasi pengangkatan biasanya akan dianjurkan.
  2. Kandungan dan juga ukuran kista
    Adapun kista yang memiliki ukuran besar dan diperkirakan memiliki kandungan sel abnormal perlu untuk segera diangkat lewat operasi.
  3. Kista yang terjadi saat menopause
    Wanita yang sudah mengalami menopause mempunyai risiko lebih tinggi menderita kanker ovarium, yang mana kanker ini berkembang dari kista.
Oleh karena itu penderita kista yang sudah mengalami menopause sangat dianjurkan untuk menjalankan tes darah dan juga USG secara teratur dengan tujuan untuk memastikan hilang tidaknya kista ovarium dalam waktu dekat. Apabila tidak, maka kista memerlukan langkah penanganan khusus lewat operasi pengangkatan sebab kista ovarium ini berpotensi berkembang menjadi penyakit kanker ovarium.

Faktor Risiko Kanker
Sebenarnya kista ovarium tak berbahaya terutama bila ditangani di awal perkembangan. Akan tetapi kista berpotensi berubah jadi kanker ovarium terutama bila penderita:
  1. Sudah melalui masa menopause.
  2. Berumur antara 50-60 tahun
  3. Mempunyai gen mutasi BRCA1 serta BRCA2.
  4. Mempunyai keluarga dengan riwayat kanker ovarium.
  5. Pernah melakukan terapi hormon sesudah menopause.
  6. Menderita kanker payudara.
  7. Merokok.
  8. Pernah mengonsumsi obat-obatan untuk meningkatkan kesuburan.
  9. Mengalami sindrom ovarium polikistik.
  10. Belum pernah hamil.
Apabila karena alasan-alasan tertentu Anda merasa khawatir akan munculnya kista ovarium dalam tubuh, maka segera periksa-kan ke dokter. Karena dengan diagnosis dini, kista dapat ditangani dengan baik serta risiko komplikasi jadi lebih rendah. Kista sering dinilai bisa mengganggu kesuburan wanita.

Anggapan ini tak sepenuhnya benar sebab pada umumnya kista bisa diangkat dengan sangat mudah tanpa harus mengganggu ovarium. Namun kista ovarium yang kompleks, dengan penanganan lewat operasi bisa memengaruhi tingkat kesuburan wanita.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai