Selasa, 03 Januari 2017

Endokarditis Definisi Gejala Penyebab Serta Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Endokarditis dalam Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Endokarditis Definisi Gejala Penyebab Serta Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Endokarditis dalam Ilmu Kedokteran – Mungkin sebagian dari anda ada yang belum mengetahui tentang Endokarditis. Endokarditis ini termasuk penyakit yang langka namun dapat membahayakan nyawa penderitanya.
http://www.pusatmedik.org/2017/01/endokarditis-definisi-gejala-penyebab-serta-pengobatan-dan-pencegahan-penyakit-endokarditis-dalam-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Endokarditis Definisi Gejala Penyebab Serta Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Endokarditis dalam Ilmu Kedokteran
Jika anda tertarik untuk mengetahui definisi, penyebab, pengobatan, dan pencegahan Endokarditis, silahkan lanjutkan membaca artikel ini.

Endokarditis Definisi Gejala Penyebab Serta Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Endokarditis dalam Ilmu Kedokteran


Definisi
Endokarditis merupakan suatu infeksi yang terjadi pada lapisan di bagian endokardium (dalam jantung manusia). Penyakit ini sebenarnya termasuk langka serta berpotensi membahayakan nyawa bagi penderitanya. Umumnya, endokarditis tak akan menyerang orang-orang yang mempunyai jantung sehat.

Adapun beberapa orang yang mempunyai lebih risiko menderita endokarditis merupakan penderita katup jantung yang rusak, orang yang memiliki katup jantung buatan, hipertrofi kardiomiopati, orang yang mengalami penyakit jantung bawaan, serta penderita gangguan jantung yang lainnya. Orang-orang yang sering menyuntikkan jenis obat terlarang juga mempunyai risiko lebih besar terkena endokarditis.
 
Apabila tak ditangani dengan benar, maka penderita endokarditis bisa terkena beberapa komplikasi diantaranya seperti:
  1. Gagal jantung
    Adapun endokarditis yang tak diobati bisa merusak katup jantung serta menghancurkan lapisan dalam organ jantung secara permanen.
  2. Stroke serta kerusakan organ
    Gumpalan-gumpalan bakteri serta fragmen sel yang telah terbentuk di bagian jantung yang telah terinfeksi bisa pecah, serta berjalan menuju organ-organ lainnya. Gumpalan-gumpalan tersebut dapat menyebabkan stroke ataupun kerusakan organ serta jaringan lainnya.
  3. Infeksi di bagian tubuh yang lainnya
    Endokarditis bisa menyebabkan munculnya abses ataupun nanah di bagian tubuh lain, misalnya otak, ginjal, limpa ataupun hati.

Gejala
Gejala-gejala endokarditis dapat berkembang secara perlahan ataupun mendadak, tergantung penyebab infeksi serta gangguan jantung yang diderita penderita. Beberapa gejala serta tanda-tanda klinis endokarditis yang dapat dialami penderita adalah:
  1. Berat badan turun tanpa tanpa sebab.
  2. Demam.
  3. Sakit kepala.
  4. Linglung (mental confusion).
  5. Bintik-bintik merah di bagian bawah kulit jari-jemari.
  6. Berkeringat di malam hari.
  7. Pucat.
  8. Darah pada urine.
  9. Napas pendek.
  10. Bintik-bintik berwarna ungu ataupun merah di kulit, bercak putih di mata, ataupun mulut bagian dalam.
  11. Batuk terus menerus.
  12. Pembengkakan di kaki, tungkai kaki, ataupun perut.
  13. Perubahan suara detak jantung.
  14. Rasa nyeri di persendian, otot serta pinggang kiri yang ada di tulang iga bawah (infeksi menyebar menuju ke limpa).
  15. Kelelahan.

Penyebab
Endokarditis dapat terjadi jika kuman masuk dalam aliran darah, lalu masuk ke jantung serta melekat di katup jantung yang tak normal, ataupun merusak jaringan jantung. Terdapat beberapa cara kuman dapat masuk menuju aliran darah seseorang, yang antara lain lewat:
  1. Kateter ataupun jarum suntik
    Bakteri dapat masuk lewat kateter serta jarum yang terkontaminasi.
  2. Infeksi ataupun kondisi medis yang lainnya
    Bakteri bisa masuk ke jantung yang berasal dari bagian tubuh yang lain yang telah terinfeksi.
  3. Beberapa prosedur dalam perawatan gigi
    Adapun beberapa prosedur dalam perawatan gigi dapat melukai gusi serta membuat bakteri masuk menuju ke aliran darah.
  4. Aktivitas mulut harian
    Menggosok gigi serta mengunyah makanan dapat menyebabkan masuknya bakteri menuju aliran darah terutama jika kondisi gigi serta gusi buruk.
Jamur serta mikroorganisme lain juga dapat menyebabkan seseorang mengalami endokarditis.

Penderita penyakit katup jantung, mempunyai katup jantung tak normal ataupun buatan lebih berisiko mengalami endokarditis sebab katup jantung tak normal jadi tempat bakteri berkumpul.
 
Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita endokarditis adalah:
  1. Pengguna narkoba jenis suntik.
  2. Cacat jantung bawaan.
  3. Rusaknya katup jantung.
  4. Pernah mengidap endokarditis.

Diagnosis
Untuk mendiagnosis endokarditis, sesudah riwayat penyakit serta pemeriksaan fisik dilakukan, biasanya dokter melakukan pemeriksaan penunjang seperti:
  1. Tes darah
    Adapun tes ini gunanya untuk mengidentifikasi bakteri di aliran darah lewat kultur darah, serta beberapa kondisi medis yang lainnya seperti anemia.
  2. CT scan/ MRI
    Fungsinya untuk memeriksa penyebaran infeksi seperti otak ataupun dada.
  3. Ekokardiogram transesophageal
    Untuk memperoleh gambaran kinerja jantung pasien.
  4. Sinar-X bagian dada
    Untuk melihat apakah terdapat pembesaran jantung pasien.
  5. Elektrokardiogram (ECG)
    Untuk memastikan detak tak normal dari organ jantung pasien dengan cara memeriksa aktivitas dari gelombang listrik organ jantung.
Pengobatan serta Pencegahan Endokarditis
Terdapat dua cara pengobatan untuk dengan  penderita endokarditis yaitu pemberian antibiotik serta pembedahan. Antibiotik umumnya menjadi langkah pengobatan yang pertama penderita endokarditis. Tujuannya adalah untuk membantu menghilangkan infeksi yang diakibatkan bakteri. Antibiotik dengan dosis tinggi biasanya dimasukkan dalam tubuh lewat infus selama dua sampai enam minggu.

Apabila infeksi telah terlanjur merusak katup jantung, maka penderita akan ditangani dengan cara tindakan pembedahan. Tindakan pembedahan ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengobati infeksi penderita yang tak kunjung sembuh ataupun untuk mengganti katup-katup jantung yang telah rusak. Endokarditis yang diakibatkan oleh jamur kadang memerlukan tindakan pembedahan.
 
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit endokarditis yaitu:
  1. Selalu menjaga kebersihan tubuh, terutama kesehatan gigi.
  2. Hindarilah aktivitas yang dapat membuat kulit terinfeksi misalnya seperti menindik ataupun menato.
  3. Mengonsumsi antibiotik

pencegahan
Bagi pemilik sebuah katup jantung buatan, orang-orang yang pernah menderita endokarditis, penderita kelainan jantung, dan pasien transplantasi organ jantung yang mengalami gangguan fungsi katup organ jantung dianjurkan untuk selalu mengonsumsi antibiotik sebelum menjalankan prosedur medis dengan tujuan untuk mencegah endokarditis.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai