Sabtu, 21 Januari 2017

Radang Otak Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Pencegahan Radang Otak Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Radang Otak Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Pencegahan Radang Otak Menurut Ilmu Kedokteran – Sudah pernahkah anda mendengar mengenai radang otak? Radang otak bisa dialami oleh siapa saja terutama lansia dan anak-anak. Radang otak bisa berubah jadi serius dan mengancam jiwa jika tidak segera mendapat penanganan yang tepat. Selengkapnya mengenai radang otak dapat anda simak pada ulasan berikut.
http://www.pusatmedik.org/2017/01/radang-otak-definisi-penyebab-dan-pengobatan-serta-pencegahan-radang-otak-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Radang Otak Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Pencegahan Radang Otak Menurut Ilmu Kedokteran
Definisi
Radang otak atau yang disebut juga dengan ensefalitis merupakan inflamasi yang terjadi di otak. Kondisi ini bisa dialami siapa saja, tetapi lansia dan anak-anak memiliki risiko tertinggi sebab sistem kekebalan tubuh yang cenderung lebih lemah.

Radang Otak Definisi Penyebab Dan Pengobatan Serta Pencegahan Radang Otak Menurut Ilmu Kedokteran


Meskipun jarang terjadi, kondisi radang otak berpotensi mengancam jiwa. Perkembangan penyakit ini sulit ditebak. Diagnosis serta pengobatan yang cepat dan efektif merupakan kunci utama dalam membantu menangani kondisi ini.

Gejala
Radang otak biasanya diawali dengan gejala ringan, seperti lelah, demam, sakit kepala, dan pegal-pegal. Kondisi penderita kemudian bisa menurun secara drastis yaitu dengan indikasi yang lebih serius meliputi:
  1. Kejang-kejang
  2. Halusinasi.
  3. Perubahan kondisi mental, misalnya seperti linglung.
  4. Kelumpuhan pada wajah dan bagian tubuh tertentu.
  5. Otot yang lemas.
  6. Gangguan pada kemampuan pendengaran atau bicara.
  7. Pingsan.
  8. Pandangan kabur ataupun bahkan kehilangan penglihatan.
  9. Leher yang kaku.
Gejala awal radang otak cenderung mirip dengan flu sehingga sulit untuk dideteksi. Segera ke rumah sakit apabila anak Anda atau Anda mengalami gejala flu makin parah disertai perubahan kondisi mental.

Penyebab
Sebagian besar dari kasus radang otak, penyebabnya masih belum diketahui dengan pasti. Tetapi, berbagai jenis infeksi bisa juga menyebabkan radang otak, yang terutama infeksi virus. Jenis radang otak bisa ditentukan berdasarkan penyebabnya. Adapun pemicu tersebut antara lain:
  1. Infeksi yang terjadi dalam otak secara langsung .
  2. Reaksi dari sistem kekebalan tubuh karena infeksi lain, misal karena campak, rubella, ataupun HIV. Radang otak yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh keliru dan menyerang jaringan otak.
  3. Virus dari hewan, misal virus rabies dan virus yang disebarkan nyamuk dan caplak.
  4. Komplikasi infeksi virus, misal virus herpes simpleks, varisela zoster, ataupun Epstein-Barr.
  5. Para ahli menduga penyebaran infeksi dalam otak bisa lewat aliran darah dan saraf.

Diagnosis
Selain menanyakan gejala-gejalanya, dokter menganjurkan pemeriksaan dan tes untuk memastikan diagnosis meliputi CT scan ataupun MRI scan, tes darah, pungsi lumbar, tes urine, dan elektroensefalogram. Pemeriksaan lebih lanjut juga berfungsi menghapus kemungkinan penyakit ataupun masalah otak lainnya.

Pengobatan
Radang otak berpotensi mengancam jiwa jika parah, sehingga memerlukan penanganan darurat. Proses penanganan kondisi radang otak tujuannya untuk menghentikan serta mengobati infeksi, mencegah komplikasi dalam jangka panjang, dan mengatasi komplikasi yang memiliki potensi muncul karena demam.

Penanganan radang otak ini untuk setiap pasien berbeda-beda. Hal ini ditentukan dari jenis radang otak pasien. Langkah penanganan biasanya meliputi antivirus, kortikosteroid, ataupun imunosupresan.
 
Radang otak yang diakibatkan infeksi virus sebagian besar diatasi dengan antivirus, misal seperti aciclovir. Meskipun demikian, keefektifan antivirus masih tetap terbatas sebab tak semua jenis virus dapat diatasi dengan obat tertentu. Obat antivirus hanyalah efektif untuk membasmi virus herpes simpleks serta varisela zoster. Efek samping dari obat ini meliputi mual, diare, muntah, dan nyeri otot atau sendi.
 
Adapun untuk membantu mengatasi radang otak karena komplikasi infeksi tertentu, dokter memberikan suntikan kortikosteroid untuk langkah penanganannya. Kortikosteroid dapat menurunkan kinerja abnormal sistem kekebalan tubuh dan mengurangi inflamasi di otak. Apabila obat ini kurang efektif, dokter akan menambahkan sebuah terapi imunoglobulin. Kortikosteroid juga bisa menyebabkan mual dan muntah, gangguan pencernaan lain dan emosi yang tak stabil.
 
Kortikosteroid dan imunoglobulin bisa digunakan untuk penanganan radang otak yang muncul karena kondisi autoimun. Obat tersebut bisa dikombinasikan dengan imunosupresan seperti ciclosporin. Adapun sensasi kesemutan, hipertensi, tremor, dan nyeri serta kram otot adalah efek samping yang mungkin terjadi saat menggunakan imunosupresan.
 
Dalam kasus yang langka radang otak akibat infeksi jamur ataupun bakteri, dokter akan memberi obat antibiotik ataupun anti jamur untuk mengatasinya. Pasien radang otak juga membutuhkan peralatan medis lain seperti alat bantu pernapasan serta tabung untuk membantu menyalurkan nutrisi. Adapun masa penyembuhan yang diperlukan pasien butuh waktu lama sampai berbulan-bulan.

Komplikasi
Dampak radang otak tentu tak sama pada setiap pasien. Ada yang dapat sembuh total, tetapi ada yang mengalami komplikasi. Diperkirakan sekitar 10 persen pasien radang otak meninggal dunia.

Adapun risiko komplikasi tergantung banyak faktor antara lain seperti usia pasien, jenis serta tingkat keparahan dari radang otak, dan kecepatan penanganan. Beberapa jenis komplikasi yang bisa muncul meliputi:
  1. Kelelahan yang berkepanjangan.
  2. Hilang ingatan (dialami 70% penderita radang otak).
  3. Epilepsi (dialami 25 % penderita dewasa serta 50 % penderita anak-anak).
  4. Gangguan kemampuan fisik serta motorik.
  5. Perubahan kepribadian serta perilaku.
  6. Perubahan emosi, misal kecemasan serta emosi yang tak stabil.
  7. Gangguan konsentrasi.
  8. Gangguan kemampuan bicara serta penguasaan bahasa (dialami 30 % penderita).

Pencegahan
Radang otak adalah kondisi yang sulit untuk dicegah. Pencegahan yang bisa Anda lakukan yaitu dengan vaksinasi MMR. Langkah-langkah sederhana lain yang dapat diambil untuk menghindari keadaan ini adalah:
  1. Menjaga kebersihan seperti sering mencuci tangan serta membersihkan rumah dengan teratur.
  2. Hindari gigitan nyamuk dengan memakai pakaian tertutup ketika tidur ataupun saat keluar rumah di malam hari, gunakanlah semprotan anti nyamuk, dan gunakan losion anti nyamuk.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai