Rabu, 21 Juni 2017

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Vitiligo Menurut Ilmu Kedokteran

Pusatmedik.org - Definisi Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Vitiligo Menurut Ilmu Kedokteran – Sudah tahukah anda mengenai penyakit Vitiligo? Vitiligo adalah penyakit yang membuat warna kulit hilang. Maksudnya adalah, seperti yang kita ketahui pada kondisi normal, baik itu warna kulit, rambut, maupun mata memiliki pigmen warna yang disebut dengan melanin. Penderita penyakit vitiligo mengalami sel-sel pembentuk melanin mati atau tidak berfungsi, sehingga membuat kulit memiliki bercak-bercak putih karena pigmen melanin pada kulit tidak dapat memproduksi warna kulit ( Penyakit Kulit Putih ).
http://www.pusatmedik.org/2017/06/definisi-penyebab-dan-pengobatan-penyakit-vitiligo-menurut-ilmu-kedokteran.html
Google Image: Definisi Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Vitiligo Menurut Ilmu Kedokteran
Vitiligo dapat menyerang bagian kulit pada tubuh mana saja dan tidak menutup kemungkinan mengenai bagian dalam mulut, rambut, dan mata. Seberapa luas dan seberapa parahnya penyakit vitiligo menyerang kulit tubuh seseorang tidak dapat diprediksi karena jenisnya sangatlah bervariasi dan dapat berbeda pada setiap penderitanya. Penyakit ini tidak mematikan, tapi juga tidak dapat disembuhkan. 

Definisi Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Vitiligo Menurut Ilmu Kedokteran


Definisi Penyakit Vitiligo
Penyakit Vitiligo adalah penyakit bercak-bercak putih pada kulit yang disebabkan oleh hilangnya pigmen pembentuk warna kulit (melanin) dan sel pembuatnya (melanosit).

Penyebab Penyakit Vitiligo
Kondisi warna kulit sangat dipengaruhi oleh kondisi pada kadar pigmen melanin di kulit. Bila jumlah melanosit dalam memproduksi melanin untuk kulit berkurang, maka akan menyebabkan timbulnya bercak-bercak berwarna putih di kulit. Berdasarkan penelitian, berikut ini beberapa faktor dan penyebab terjadinya penyakit vitiligo;
  1. Mekanisme penyakit autoimun dalam tubuh
    Penyakit autoimun adalah penyakit yang timbul karena beralihnya fungsi sistem imun tubuh yang seharusnya berfungsi untuk melawan dan menyerang bakteri maupun virus penyakit, namun justru menyerang sel-sel tubuh yang sehat.
    Terjadinya penyakit vitiligo dikarenakan autoimun sebab kondisi sistem imun menyerang sel-sel pigmen kulit (melanosit) yang akhirnya membuat pigmen kulit menjadi rusak. Disinyalir penyebab timbulnya autoimun ini karena faktor genetik  atau keturunan.
  2. Kondisi pigmen kulit yang tidak sempurna
    Kondisi seperti ini juga berhubungan dengan faktor genetik.
  3. Terkena serangan radikal bebas
    Radikal bebas merupakan zat yang dapat menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh manusia. Bila terkena paparan radikal bebas dalam jangka waktu lama dapat memberikan dampak yang buruk untuk kulit dan memicu timbulnya penyakit vitiligo.
    Radikal bebas dapat berasal dari paparan asap rokok, zat kimia pada pestisida, dan radiasi sinar UV.
  4. Faktor emosional
    Kondisi jiwa yang labil, sering emosional, sering stress, dan sedih juga dapat meningkatkan resiko terkena penyakit vitiligo.
  5. Mengalami kondisi kulit yang rusak
    Kulit yang sering terkena paparan sinar matahari dan efek penggunaan krim berbahan kimia tertentu juga dapat membuat kulit mengalami kerusakan sebagai penyebab terkena penyakit vitiligo.
  6. Autotoxic
    Merupakan suatu kondisi dimana zat beracun masuk ke dalam tubuh yang membuat kualitas melanoid dalam kulit rusak dan memicu penyakit vitiligo. Zat tersebut dapat masuk dalm tubuh melalui makanan dan penggunaan produk berbahan kimia.

Gambaran klinik
Penyakit Vitiligo
  1. Penyakit Vitiligo ini merupakan penyakit jangka panjang yang dapat diderita oleh segala usia. Penyakit ini juga dapat mneyerang orang dengan berbagai jenis warna kulit. Pada orang berkulit hitam gejala penyakit vitiligo ini akan nampak lebih jelas.
  2. Penyakit vitiligo biasanya mulai nampak pada penderita yang menginjak usia 20 tahunan. Secara global, penyakit ini diketahui dialami oleh 1 – 2 % dari populasi dunia.
  3. Penyakit vitiligo ini memiliki sifat progresif yang mana apabila penderitanya tidak segera mengetahui kondisi penyakit yang dialaminya dan tidak segera mengatasinya, maka penyakitnya dapat berkembang dengan cepat bisa menjangkiti seluruh bagian tubuh.
-Penyakit ini dibagi dalam 2 jenis, yaitu:
  1. Vitiligo menyeluruh yang menyerang keseluruhan sisi tubuh.
  2. Vitiligo yang hanya terjadi pada bagian-bagian tubuh tertentu.
-Meskipun bukan penyakit yang menular dan tidak memastikan, namun penyakit ini dapat membuat penderitanya mengalami stress dan kurang percaya diri.
-Gejala awal yang dialami oleh penderita vitiligo adalah; munculnya bercak-bercak berwarna lebih muda dari warna kulit normal dan berubah menjadi putih. Bercak-bercak ini pada umumnya permanen, kadang menyebabkan rasa gatal.
-Jika penderita tidak segera menangani penyakit vitiligo ini dengan benar, maka penyakit ini dapat terus berkembang dan bahkan bisa menyebabkan komplikasi, seperti kulit rentan terhadap sinar matahari, radang pada iris, masalah mata, gangguan pendengaran, dan bahkan dapat menyebabkan kanker kulit.

Diagnosis Penyakit Vitiligo

Sebelum melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan menanyakan kondisi pasien. Pertama, tentang adanya riwayat keluarga yang terserang vitiligo, riwayat penyakit autoimun di keluarga, kulit sensitive, dan lain sebagainya. Dalam menentukan hasil diagnosis, dokter akan melakukan beberapa bentuk pemeriksaan, yaitu:
  1. Pemeriksaan kulit yang memakai alat lampu ultraviolet. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan apakah pasien memang menderita penyakit vitiligo, atau hanya mengalami penyakit kulit biasa, seperti panu.
  2. Pemeriksaan dengan tes darah. Ini bertujuan untuk memeriksa adanya kemungkinan masalah pada autoimun, penyakit diabetes, hipertiroidisme, penyakit Addison, ataukah yang lainnya.
  3. Pemeriksaan melalui sampel kulit pada bagian bercak putih yang diteliti dengan menggunakan mikroskop untuk diketahui apakah ada pigmen kulit yang hilang.

Penatalaksanaan Penyakit Vitiligo

Pengobatan pada penyakit vitiligo hanya bertujuan untuk memperbaiki kondisi penampilan kulit, karena belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakitnya. Langkah penanganannya adalah sebagai berikut;
  1. Penggunaan tabir surya (sun block).
  2. Menggunakan krim yang berfungsi untuk membuat warna kulit setara, sehingga bercak-bercak pada kulit menjadi bisa disamarkan.
  3. Mengkonsumsi suplpemen vitamin D.
  4. Melakukan terapi cahaya (fototerapi) untuk membuat warna kulit bisa kembali sedia kala seperti ketika sehat. Langkah ini diambil sebagai penanganan yang dipelrukan bila bercak-bercak pada penderita vitiligo sudah sangat parah dan mneyebar di hamper seluruh bagian tubuh.
  5. Melakukan terapi laser yang bertujuan untuk mengembalikan warna kulit dari serangan bercak-bercak vitiligo.
  6. •Operasi cangkok kulit.

Itulah sekiranya informasi yang bisa kami sampaikan mengenai definisi penyebab dan pengobatan penyakit vitiligo menurut ilmu kedokteran. Semoga informasinya dapat bermanfaat.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai